SPONSORED

Hamilton Dapat Peringatan Gelar F1 Usai Rentetan Kesalahan 'Konyol'

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Hamilton Dapat Peringatan Gelar F1 Usai Rentetan Kesalahan 'Konyol' TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Lewis Hamilton kembali naik podium hanya sekali dalam empat Grand Prix terakhir. Tujuh kali juara dunia itu kini mulai merasakan tekanan, terutama ketika rival terdekatnya terus mengumpulkan poin secara konsisten.

Pembalap asal Inggris itu sebenarnya tampil impresif sepanjang musim ini. Kemenangan perdananya bersama Ferrari di Barcelona menjadi bukti kebangkitan setelah tahun-tahun sulit di era regulasi sebelumnya. Empat podium tambahan membuatnya duduk di posisi kedua klasemen sementara saat paruh musim berlalu.

Namun, di balik performa yang membaik, ada sederet kesalahan yang tak biasa dilakukan Hamilton. Start palsu di Silverstone, tabrakan dengan George Russell di Spa-Francorchamps, penalti grid karena menghalangi laju pembalap lain di kualifikasi Hungaria, hingga pelanggaran batas kecepatan di pit lane pada balapan yang sama.

Hamilton Still Believes in Title Fight? Latest F1 News
Read AlsoHamilton Still Believes in Title Fight? Latest F1 News

Mantan pembalap F1, Jolyon Palmer, menyoroti kesalahan-kesalahan "konyol" tersebut. Menurutnya, Hamilton sebenarnya sedang tampil di level tertinggi, bahkan mampu menyaingi atau mengungguli rekan setimnya, Charles Leclerc, di banyak kesempatan.

ADVERTISEMENT

"Dia membalap dengan brilian," ujar Palmer dalam podcast F1 Nation. "Fakta bahwa dia bisa menyamai atau bahkan lebih cepat dari Charles sering kali menunjukkan betapa luar biasanya kebangkitan ini."

Namun, Palmer menegaskan bahwa kesalahan-kesalahan itu bukan soal skill, melainkan konsentrasi. "Ini bukan soal kemampuan. Itu yang membuat frustrasi. Ini semacam kurang fokus atau perhatian, entah dari dirinya atau insinyur balapnya," jelasnya.

Dengan defisit 50 poin dari Kimi Antonelli di puncak klasemen, Palmer memperingatkan bahwa Hamilton dan Ferrari tidak boleh lagi kehilangan poin secara cuma-cuma. "Jika Ferrari ingin memenangkan kejuaraan ini, mereka harus memaksimalkan setiap poin. Dan dalam beberapa balapan terakhir, mereka masih jauh dari itu," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU