SPONSORED

Hamilton Bela Vasseur, Desak Restrukturisasi Ferrari

Notifikasi
0
Hamilton Bela Vasseur, Desak Restrukturisasi Ferrari
TO NEWS OVERVIEW
Lewis Hamilton is standing by Ferrari boss Fred Vasseur

Lewis Hamilton buka suara lantang. Pembalap 41 tahun itu membela mati-matian posisi Fred Vasseur sebagai team principal Ferrari, tapi di saat yang sama menegaskan bahwa perubahan di level kepemimpinan tim adalah keniscayaan. Pernyataan ini mencuat jelang Grand Prix Bahrain, saat spekulasi soal masa depan Vasseur kian panas.

Dukungan Penuh untuk Vasseur

Hamilton tak ragu menyebut Vasseur sebagai sosok yang tepat untuk memimpin Ferrari. "Fred adalah orang yang memimpin kami. Dia melakukan pekerjaan fantastis. Jika Anda melihat sejarah, betapa banyak orang yang keluar-masuk dari peran itu, dan saya rasa sekarang berada di tempat yang lebih baik dari sebelumnya," ujarnya. Ia juga menekankan bahwa kesuksesan tim bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan kolaborasi banyak pihak.

Pernyataan ini muncul setelah Ferrari menggelar panggilan media mendadak pada Selasa lalu, sebuah langkah tak biasa untuk memberikan dukungan publik kepada Vasseur. Hamilton menyambut baik inisiatif tersebut, meski ia menegaskan bahwa timnya sudah solid sejak awal. "Saya pikir itu bagus. Tapi kami sudah bersatu. Sumber-sumber luar tampak begitu negatif terhadap kami dan mencoba menghancurkan semangat kami, tapi mereka tidak berhasil," tegasnya.

F1 Malaysia: Mercedes Upgrade, Ocon, and Day One Insights
Read AlsoF1 Malaysia: Mercedes Upgrade, Ocon, and Day One Insights

Spekulasi Horner dan Tekanan dari Luar

Posisi Vasseur memang tengah disorot tajam. Nama Christian Horner, mantan bos Red Bull, terus dikaitkan dengan kursi Ferrari. Dalam wawancara dengan The Times, Horner membuka pintu untuk pindah ke Ferrari, menyebut tim Maranello sebagai "mimpi". Situasi ini diperparah oleh narasi negatif dari media luar yang dianggap Hamilton berusaha mengganggu stabilitas tim.

ADVERTISEMENT

Namun, Hamilton tak gentar. Ia justru menyoroti akar masalah yang sebenarnya: defisit performa mesin. "Kami membawa defisit 0,4 detik, kadang 0,6 detik, hanya dari tenaga mesin di lintasan lurus. Kami sadar itu dan itu yang harus kami perbaiki," jelasnya. Ia memuji kerja keras tim untuk mengatasi masalah tersebut menjelang musim depan.

Perubahan Struktural yang Diperlukan

Meski membela Vasseur, Hamilton mengakui ada struktur di atas Fred yang perlu dievaluasi. "Ada perubahan yang akan saya lakukan, tapi saya tidak akan membicarakannya," ujarnya singkat. Ia menegaskan bahwa jika ingin menunjuk siapa yang bertanggung jawab, jangan hanya melihat Vasseur. "Ada orang-orang di atas Fred yang juga bagian dari ini. Ini bukan tentang satu orang," tambahnya.

Hamilton juga menyoroti pentingnya hubungan yang lebih baik dengan para petinggi Ferrari. "Fred sangat luar biasa bekerja dengan saya, dan hubungan kami secara keseluruhan, bahkan dengan para bos, jauh lebih baik dari sebelumnya," katanya. Ia berkomitmen untuk terus menyuarakan perubahan yang ia yakini perlu, meski enggan merinci.

ADVERTISEMENT

Fokus ke Balapan dan Masa Depan

Dengan Grand Prix Bahrain di depan mata, Hamilton ingin tim tetap fokus. Ia menegaskan bahwa dirinya dan Vasseur akan terus bersama. "Fred tidak ke mana-mana, dan saya di sini untuk tetap bersamanya. Saya masih percaya penuh pada arah yang kami tuju," pungkasnya. Dukungan ini menjadi sinyal kuat bahwa Hamilton siap menjadi tembok pelindung bagi Vasseur, sekaligus pendorong perubahan di internal Ferrari.

Lewis Hamilton dan Fred Vasseur
Lewis Hamilton dan Fred Vasseur (Foto: Sportrik)

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU