Haas belum mengumumkan susunan pembalap untuk musim 2027, namun tim asal Amerika Serikat itu tidak kekurangan pilihan. Prinsipal tim Ayao Komatsu menegaskan bahwa performa menjadi faktor utama dalam menentukan siapa yang akan mengisi kursi kedua, mendampingi Oliver Bearman yang diperkirakan akan bertahan.
Komatsu menjelaskan bahwa kecepatan adalah prioritas mutlak. "Saya selalu bilang, kami memilih pembalap berdasarkan performa, jadi performa benar-benar yang utama," ujarnya kepada media. "Jika dua pembalap memiliki performa setara, barulah afiliasi atau paket yang mereka bawa menjadi pertimbangan. Tapi kami tidak akan pernah mengambil pembalap yang tiga persepuluh detik lebih lambat hanya karena memiliki afiliasi dengan Toyota atau Ferrari, atau membawa 5 juta lebih. Kami tidak akan melakukan itu, jadi semuanya tentang performa terlebih dahulu."
Dengan pernyataan tersebut, Haas memberi sinyal jelas bahwa kursi kedua masih terbuka lebar. Beberapa nama yang dikaitkan antara lain juara bertahan F2 Leonardo Fornaroli, protagonis F2 saat ini Rafael Camara, dan pembalap cadangan Haas, Jack Doohan. Komatsu mengonfirmasi bahwa ada lima pembalap yang berminat, menyebut situasi ini sebagai "sangat menguntungkan" bagi tim.

Meski demikian, pengumuman resmi tampaknya tidak akan datang dalam waktu dekat. Ketika ditanya kapan keputusan akan diambil, Komatsu menjawab singkat: "Saya tidak tahu, bukan minggu depan, katakanlah begitu." Ini memberi ruang bagi para kandidat untuk terus menunjukkan kemampuan mereka di lintasan maupun di luar lintasan.
Bagi Haas, musim 2027 menjadi momen penting untuk membangun fondasi jangka panjang. Dengan regulasi teknis baru yang akan datang, memilih pembalap yang tepat menjadi krusial. Oliver Bearman, yang bergabung pada 2025, diharapkan menjadi tulang punggung tim, sementara kursi kedua bisa menjadi batu loncatan bagi talenta muda atau pembalap berpengalaman yang mencari kebangkitan.
Nama-nama seperti Fornaroli dan Camara mewakili generasi baru yang lapar akan kesempatan. Sementara Doohan, yang pernah membalap untuk Alpine, memiliki pengalaman meski belum sepenuhnya membuktikan diri di F1. Komatsu menegaskan bahwa keputusan akhir akan murni berdasarkan kecepatan, tanpa memandang faktor eksternal.
Dengan lima pembalap yang dikabarkan tertarik, Haas berada di posisi yang kuat untuk memilih yang terbaik. Namun, tekanan tetap ada: salah memilih bisa berdampak pada performa tim di musim yang kian kompetitif. Para penggemar pun menantikan siapa yang akan mengisi kursi tersebut, sementara Komatsu dan jajarannya terus mengevaluasi setiap kandidat dengan cermat.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!