Perjalanan Colton Herta menuju ajang Formula 1 diwarnai intrik dan kesalahan kalkulasi administratif yang memalukan. Mantan bintang IndyCar asal California ini awalnya mendapati transisinya ke Eropa tidak berjalan mulus setelah kesulitan bersaing di kancah Formula 2, menempatkannya dalam situasi pelik terkait perolehan poin Super Licence yang menjadi syarat mutlak membalap.
Cadillac sempat mengambil langkah taktis dengan menurunkan sang pembalap dalam sesi latihan bebas pertama di GP Meksiko, meyakini bahwa jarak tempuh minimal 100 kilometer di trek akan menggenapkan perolehan 40 poin yang dibutuhkan. Namun, keyakinan tersebut runtuh seketika akibat kekeliruan pembacaan klasemen internal tim, di mana mereka salah mengasumsikan posisi akhir Herta pada musim sebelumnya akibat aturan tie-break poin dengan pembalap lain.
Kesalahan hitung ini memaksa kubu Cadillac memutar otak lebih keras demi mengamankan satu poin krusial tambahan bagi sang pembalap muda. Berdasarkan informasi dari paddock, Herta dijadwalkan kembali turun gelanggang pada sesi latihan bebas pembuka di Brasil untuk melengkapi syarat administratif sebelum batas kedaluwarsa poin tahun-tahun sebelumnya mulai berlaku menjelang akhir musim mendatang.

Di tengah keruhnya situasi tersebut, masa depan susunan pembalap tim asal Amerika Serikat ini mulai menemui titik terang dan gelap secara bersamaan. Tim telah resmi mengamankan jasa Sergio Perez untuk musim depan, sementara posisi Valtteri Bottas masih diselimuti teka-teki besar setelah petinggi tim memilih bungkam di hadapan media.
"Saya datang ke Eropa untuk bisa menembus Formula 1, dan tekad saya sedikit pun tidak pernah surut," ujar Herta saat ditemui di area paddock Autodromo Hermanos Rodriguez. Ambisi besar tersebut kini harus berpacu dengan waktu, mengingat ketatnya persaingan internal dan ancaman kedatangan para talenta muda baru di masa mendatang.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!