Denny Hamlin menuntut tindakan tegas dari NASCAR setelah pembalap muda Corey Heim menjadi korban penyerangan fisik oleh kru tim rival di sirkuit Martinsville, Minggu (27/9) waktu setempat. Insiden memalukan itu terjadi tak lama setelah balapan NASCAR Local Racing Series, ValleyStar Credit Union 300, yang berlangsung sengit hingga lap terakhir.
Insiden Bermula dari Kontak di Lap Terakhir
Balapan tersebut menyajikan pertarungan ketat. Pada lap terakhir, Heim yang berada di posisi ketiga melakukan kontak dengan Treyten Lapcevich yang menempati posisi kedua. Manuver itu membuat Lapcevich tersingkir dari jalurnya, dan Heim berhasil merebut posisi runner-up. Setelah bendera finis dikibarkan, Lapcevich yang kesal berusaha membalas dengan beradu side-by-side bersama Heim di tikungan pertama. Keduanya pun bersenggolan, dan mobil Late Model Stock Car Heim naik ke atas sudut kiri depan mobil Lapcevich lalu membentur dinding luar.
Namun, ketegangan tak berhenti di lintasan. Beberapa saat kemudian, Heim diserang oleh sejumlah anggota kru dari tim Chad Bryant Racing di area kedai hot dog yang terkenal di Martinsville. Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan Heim tidak membalas dan hanya tampak bingung menghadapi serangan tersebut.

Hamlin: Mereka Penakut!
Hamlin, yang merupakan salah satu pemilik tim 23XI Racing—tim tempat Heim bernaung—melontarkan kritik pedas. Dalam podcastnya, Actions Detrimental, ia menyebut para penyerang sebagai penakut dan menuntut NASCAR memberikan sanksi berat. “Para penakut itu menunggu Corey Heim keluar dari mobilnya dan meninggalkan timnya, lalu menyerangnya saat ia menuju hauler,” ujar Hamlin. “Saya tidak tahu siapa yang bertanggung jawab atas NASCAR Regional, tapi tidak mungkin orang-orang itu dibiarkan berada di pit lane setidaknya selama satu tahun ke depan. Saya ingin mereka mengumumkan secara publik apa sanksinya, dan jika tidak ada, saya akan sangat keberatan.”
Hamlin juga menekankan bahwa Heim tidak berusaha melawan. “Dia bilang kepada mereka, saya tidak ingin bertengkar,” tambahnya. “Mereka harus mengendalikan situasi di Martinsville karena sudah di luar kendali. Saya tidak tahu siapa yang bertanggung jawab, tapi mereka harus bertindak lebih baik dan menetapkan aturan yang jelas. Jika akan ada perkelahian, maka ini akan menjadi Martinsville terakhirmu untuk waktu yang lama.”
Lapcevich Angkat Bicara
Beberapa jam setelah komentar Hamlin, Lapcevich mengeluarkan pernyataan yang mengecam serangan tersebut. “Apa yang terjadi pada Corey setelah balapan adalah salah, dan seharusnya tidak terjadi,” kata Lapcevich. “Meskipun saya tidak terlibat dalam insiden itu, saya ingin menegaskan bahwa saya tidak mendukung tindakan apa pun yang terjadi. Emosi bisa memuncak setelah balapan, dan saya tentu frustrasi dan kesal setelah Sabtu malam. Saya berencana berbicara dengan Corey setelah balapan; namun, ada batas jelas antara marah karena apa yang terjadi di lintasan dan membiarkan frustrasi menjadi fisik. Apa yang terjadi setelah balapan jelas melampaui batas itu.”
Hingga berita ini diturunkan, NASCAR belum memberikan pernyataan resmi terkait sanksi yang akan dijatuhkan. Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan di sirkuit short track, khususnya Martinsville, yang sering memicu emosi tinggi di kalangan pembalap dan kru.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!