Mantan pembalap Formula 1, David Coulthard, mengungkapkan bahwa ia pernah menawarkan pub miliknya yang merugi di London barat daya kepada Jeremy Clarkson secara gratis. Tawaran ini muncul sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan bisnis yang tak kunjung berjalan.
Dalam wawancara sambil berkendara bersama presenter Jodie Kidd, Coulthard yang pernah membela Williams, McLaren, dan Red Bull ini menceritakan bagaimana ia mendekati Clarkson ketika pub The Brown Dog di Barnes tak bisa berjalan sebagai usaha. "Saya membeli pub di Barnes yang tidak berhasil," ujarnya. "Itu The Brown Dog, dan kami tidak bisa membuatnya berhasil."
Menghadapi bisnis yang tidak viable, Coulthard mengajukan proposal kepada Clarkson sekitar dua tahun lalu. Ia menawarkan transfer penuh hak milik properti tersebut sebagai ganti bagi hasil di masa depan. "Saya benar-benar menawarkannya kepada Jeremy Clarkson," jelas Coulthard. "Saya bilang, 'Jeremy, saya berikan pub ini. Ini milikmu, sertifikat hak milik, tapi kalau suatu saat kamu untung, kamu mulai membagi hasil untuk kami.'"

Kesepakatan itu batal karena lokasi pub dinilai kurang ideal bagi Clarkson. Pembawa acara The Grand Tour dan bintang Clarkson's Farm itu kemudian membuka pub sendiri, The Farmer's Dog, di Oxfordshire. "Saya pikir itu terlalu jauh dari tempat tinggalnya untuk masuk akal," tambah Coulthard. "Ini bisnis yang sulit."
Sejak melepas peran sebagai pembawa acara The Grand Tour dan Top Gear bersama Richard Hammond dan James May, Clarkson telah memperluas portofolio bisnisnya. Ia memiliki dan mengoperasikan beberapa usaha pertanian dan perhotelan yang saling terkait, terutama di Cotswolds. Ia memiliki Diddly Squat Farm yang tampil di Clarkson's Farm, beserta toko pertanian Diddly Squat Farm Shop. Ia juga mendirikan Hawkstone, merek minuman beralkohol yang memproduksi lager premium, IPA, dan cider menggunakan barley dari petani Inggris, termasuk dari hasil panennya sendiri.
Selain itu, Clarkson juga memiliki The Farmer's Dog, sebuah pub tradisional Inggris. Tawaran Coulthard yang gagal ini menunjukkan tantangan bisnis perhotelan, bahkan bagi mantan pembalap sekaliber dirinya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!