Formula 1, Sportrik Media - Charles Leclerc memaparkan tantangan besar yang tengah dihadapi Scuderia Ferrari seiring penerapan regulasi unit daya baru Formula 1. Pebalap asal Monako itu menyebut perubahan teknis kali ini sebagai yang terbesar dalam sejarah F1, baik dari sisi teknis maupun pendekatan mengemudi.
Regulasi baru F1 membawa perubahan radikal pada unit daya, termasuk penghapusan sistem MGU-H serta peningkatan output MGU-K dari 120 kW menjadi 350 kW. Selain itu, komposisi tenaga kini dibagi secara seimbang, dengan rasio 50:50 antara tenaga listrik dan mesin pembakaran internal, menandai langkah signifikan menuju elektrifikasi penuh di era baru F1.
Ferrari telah mengalokasikan waktu dan sumber daya besar untuk mempersiapkan regulasi tersebut. Pengembangan aerodinamika mobil musim sebelumnya dihentikan sejak akhir April, agar fokus penuh dapat diarahkan pada proyek mobil baru SF-26. Mobil tersebut diperkenalkan bulan lalu, sebelum Leclerc dan Lewis Hamilton menjalani uji coba shakedown awal di sirkuit uji Fiorano.
Rangkaian pengujian kemudian berlanjut dengan sesi tes di Circuit de Catalunya, yang dinilai memberikan sinyal awal positif bagi Ferrari. Meski demikian, Leclerc menekankan bahwa periode transisi ini akan menuntut adaptasi besar, tidak hanya dari sisi teknis tim, tetapi juga dari cara pembalap memahami dan mengelola balapan.
“Saya pikir ini adalah salah satu perubahan terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah F1, jadi itu membuatnya sangat menarik,” kata Leclerc.
“Sejak saya tiba di F1, saya pernah mengalami satu perubahan teknis besar dari 2021 ke 2022, tetapi ini sama sekali berbeda. Kami harus mempelajari ulang sebagian besar program yang ada.”
Leclerc menambahkan bahwa sistem baru ini membawa implikasi luas bagi pembalap, mulai dari gaya mengemudi hingga strategi manajemen balapan. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap sistem menjadi kunci untuk memaksimalkan performa di lintasan, sekaligus menghadirkan tantangan yang justru memotivasi dirinya.
“Banyak implikasi di sisi pembalap — cara kami mengemudi, cara kami mengelola balapan — dan itu menjadikannya tantangan besar, tetapi justru itu yang membuat saya bersemangat,” ujarnya.
“Dengan semua pekerjaan yang dilakukan di balik layar, saya sangat ingin akhirnya mencobanya secara nyata dan merasakan bagaimana karakter mobil ini.”
Ferrari dan Leclerc kini menatap fase pengembangan berikutnya dengan fokus tinggi, seiring persiapan menuju musim baru Formula 1 yang akan menjadi titik awal era teknis baru bagi seluruh grid.



Discussion (0)
Please login to join the discussion.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!