Kondisi ban belakang Francesco Bagnaia langsung memancing kehebohan di paddock usai Sprint GP Jepang. Bayangkan saja, sang rider Ducati terpaksa memarkir motornya lebih awal karena ban belakangnya mengalami kerusakan parah hingga menyerupai kawah di bagian tengah akibat overheating ekstrem.
Masalah serupa nyatanya tidak hanya menghantam garasi Borgo Panigale. Pemimpin klasemen Jorge Martin juga harus melakoni perjuangan brutal di atas motornya setelah kompon karet belakang mengalami degradasi masif menjelang garis finis.
Aspek cengkeraman lintasan Motegi yang kelewat tinggi akibat pengaspalan ulang disinyalir menjadi akar dari drama teknis ini. Ketika suhu trek melonjak, ban belakang langsung bekerja di luar batas kewajaran hingga memicu getaran hebat dan hilangnya performa drastis.

Situasi pelik ini tentu memaksa Michelin bersama para insinyur tim untuk segera melakukan evaluasi mendalam. Mengingat durasi balapan utama hari Minggu bakal berlangsung dua kali lipat lebih panjang, aspek manajemen ban dipastikan bakal menjadi penentu utama siapa yang akan keluar sebagai pemenang di Negeri Sakura.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!