Allan McNish, direktur balap Audi, buka suara soal arah pengembangan tim di musim perdananya di Formula 1. Menurutnya, fokus utama bukanlah mengejar rival, melainkan membereskan masalah internal—terutama reliabilitas yang masih menghantui.
Memasuki jeda musim panas pertama sebagai tim F1, Audi sejauh ini tampil cukup meyakinkan. Setelah sepuluh seri pembuka, tim asal Hinwil itu mengoleksi 10 poin, semuanya dipersembahkan oleh Gabriel Bortoleto. Mereka duduk di posisi kesembilan klasemen konstruktor, hanya satu poin di belakang Williams yang menghuni peringkat kedelapan.
McNish mengaku performa murni Audi sedikit melampaui ekspektasi. "Secara keseluruhan, ini sesuai dugaan: ada balapan yang berat, ada yang tidak kami kelola dengan baik, dan ada juga masalah reliabilitas. Tapi dari segi performa murni, kami mungkin sedikit lebih baik dari perkiraan," ujarnya kepada Sky F1.

Kendati begitu, pebalap Skotlandia itu menegaskan bahwa Audi tidak sedang mengukur diri dari kompetitor. "Saat ini, kami fokus untuk membereskan rumah kami sendiri dan memastikan kami memaksimalkan segalanya. Sejauh ini, semuanya berjalan cukup baik," tambahnya.
Reliabilitas menjadi titik lemah yang paling kentara. Masalah pada mobil Nico Hulkenberg di Silverstone dan insiden di kualifikasi Spa menjadi dua contoh yang disorot McNish. "Kami jelas harus menyelesaikan masalah reliabilitas yang menimpa kami dalam dua balapan terakhir. Itu hal fundamental yang harus kami perbaiki," tegasnya.
Dengan paruh kedua musim yang menanti, Audi tampaknya memilih pendekatan hati-hati: membangun fondasi yang solid sebelum berpikir melesat lebih jauh. Jika masalah teknis bisa ditekan, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi pengganggu di papan tengah.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!