Audi resmi mengumumkan rencana pembangunan kampus baru untuk tim Formula 1 mereka di Hinwil, Swiss. Kampus ini akan dibangun di sekitar fasilitas yang sudah ada dan dijadwalkan beroperasi secara bertahap mulai musim panas 2026, dengan penyelesaian penuh pada 2030. Langkah ini menegaskan komitmen jangka panjang pabrikan Jerman tersebut di ajang balap paling bergengsi.
Hinwil sendiri bukanlah nama baru. Peter Sauber mendirikan tim yang menyandang namanya di sana pada 1970, sebelum akhirnya terjun ke F1 pada 1993. BMW sempat mengambil alih pada 2005, lalu menjualnya kembali ke Sauber pada 2009. Audi kemudian mengakuisisi secara bertahap dan mengambil kendali penuh pada Januari 2025. Sejak BMW hengkang, fasilitas Hinwil memang beroperasi dengan anggaran seadanya, sehingga membutuhkan investasi besar, terutama untuk modernisasi cluster Computational Fluid Dynamics (CFD) dan terowongan angin.
Menariknya, terowongan angin legendaris di Wildbachstrasse itu dulunya dibiayai dari uang yang diterima Sauber dari Mercedes untuk melepas Kimi Raikkonen ke McLaren pada 2002. Kini, situs tersebut akan dibangun ulang, tetapi terowongan angin tetap dipertahankan sebagai bagian dari sejarah dan kebutuhan teknis tim.

CEO dan principal tim Audi F1, Mattia Binotto, menegaskan bahwa kampus ini bukan sekadar proyek infrastruktur. "Kampus ini akan berperan penting dalam membantu kami menarik dan mempertahankan talenta kelas dunia, sekaligus menyediakan fondasi yang dibutuhkan untuk mencapai ambisi jangka panjang kami," ujarnya. "Membangun tim Formula 1 yang sukses pada akhirnya adalah tentang orang-orang. Insinyur, desainer, mekanik, dan spesialis terbaik ingin bekerja di lingkungan yang memungkinkan mereka berkolaborasi, berinovasi, dan tampil maksimal. Kampus ini akan membantu kami menciptakan lingkungan seperti itu."
Binotto juga menyoroti keunikan proyek ini. "Yang membuat proyek ini istimewa adalah kami dapat membentuk masa depan Audi Revolut F1 Team dari awal. Kesempatan seperti ini jarang terjadi di F1 modern. Kami tidak sekadar pindah ke fasilitas yang sudah ada; kami menciptakan rumah yang dirancang untuk orang-orang kami, budaya kami, dan ambisi kami. Kampus ini adalah bagian penting dari perjalanan itu," tambahnya.
Sementara itu, fasilitas pengembangan mesin Audi akan tetap berada di Neuberg, dan kantor di Bicester, Inggris, juga tetap dipertahankan. Tim ini memang sengaja membangun fasilitas satelit di Inggris untuk merekrut personel berpengalaman yang enggan atau tidak bisa pindah ke Swiss. Dengan kampus baru di Hinwil, Audi berharap dapat memperkuat daya tariknya bagi para talenta terbaik di industri motorsport.
Langkah ini menjadi sinyal serius bahwa Audi tidak main-main di F1. Setelah mengambil alih penuh operasional tim, mereka kini membangun fondasi fisik dan budaya untuk bersaing di jajaran terdepan. Pembangunan kampus yang rampung pada 2030 nanti diharapkan menjadi katalis bagi performa tim di lintasan, seiring dengan target ambisius mereka di era regulasi baru.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!