Fred-Vasseur secara terbuka mengakui bahwa kegagalan Ferrari dalam memaksimalkan potensi satu putaran penuh saat sesi kualifikasi telah merenggut peluang kemenangan mereka di ajang Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat. Tim asal Italia tersebut sebenarnya tampil sangat dominan sejak sesi latihan bebas di Austin, namun justru kedodoran di Q3.
Performa impresif sebenarnya ditunjukkan oleh Charles-Leclerc saat melesat finis di posisi kedua di belakang pembalap Mercedes, sementara rekan setimnya hampir menembus podium.
"Akhir pekan berjalan baik dan semuanya bekerja sesuai harapan pada paket mobil," ujar Vasseur.

"Masalahnya adalah kami menjalani semua putaran dari FP1 hingga akhir balapan dengan baik, kecuali dua putaran terakhir di Q3 pada kedua mobil, dan di situlah kami kehilangan sesuatu," tambahnya.
Vasseur menjelaskan bahwa jendela kerja ban dan mobil Formula 1 modern sangatlah sempit, di mana selisih sepersepuluh detik saja dapat mengubah posisi start secara drastis.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!