SPONSORED

Alokasi Ban Motegi Bikin Marc Marquez dan Ducati Waspada

Notifikasi
Rifki Haryadi
Rifki Haryadi
0
Alokasi Ban Motegi Bikin Marc Marquez dan Ducati Waspada
TO NEWS OVERVIEW
The tyre Ducati struggled with in Austria is among the allocation at Motegi © Gold and Goose

Marc Marquez dan Ducati kembali dihadapkan pada skenario yang tidak nyaman jelang MotoGP Jepang akhir pekan ini. Sirkuit Motegi yang telah diaspal ulang memaksa Michelin merevisi alokasi ban, termasuk menghadirkan kembali konstruksi belakang diperkuat yang terakhir kali membuat para pembalap Desmosedici kesulitan di Austria.

Dalam keterangan resminya, Michelin mengonfirmasi bahwa mereka memperluas pilihan ban menjadi tiga depan dan tiga belakang. Keputusan ini diambil karena tidak ada data pengujian di aspal baru, sehingga simulasi dan informasi dari edisi sebelumnya menjadi acuan utama.

"Di depan, ban Soft, Medium, dan Hard mempertahankan tingkat kekakuan yang sama seperti tahun lalu dan semuanya menggunakan kompon simetris," jelas Piero Taramasso, Manajer Kompetisi Dua Roda Michelin Motorsport. "Namun, ban Hard depan memiliki konstruksi spesifik yang diperkuat. Ini solusi yang sangat cocok untuk sirkuit Asia tertentu dan akan kami tawarkan juga di Mandalika."

Motegi Tyre Allocation Raises Concern for Marc Marquez and Ducati
Read AlsoMotegi Tyre Allocation Raises Concern for Marc Marquez and Ducati

Yang menjadi sorotan utama ada di belakang. Michelin memilih tingkat kekakuan lebih tinggi dibanding 2025 untuk mengantisipasi ketidakpastian aspal baru. Ban Soft dan Medium menggunakan casing standar, sedangkan Hard mengusung casing diperkuat yang sama seperti di Austria.

ADVERTISEMENT

Jika ban Hard belakang menjadi pilihan kompetitif di Motegi, Ducati berpotensi kembali menghadapi masalah grip. Di Red Bull Ring, para pembalap Ducati kesulitan dengan ban tersebut, dan Marquez bahkan harus puas finis kelima di balapan utama setelah sempat bermasalah dengan rem.

"Pada akhirnya, ini sama untuk semua orang," ujar Marquez saat ditanya soal masalah grip belakang di Austria. "Benar bahwa kami perlu bekerja dengan baik pada ban belakang yang lebih keras, karena di Thailand kami sangat kesulitan, di sini lagi-lagi kami kesulitan, tapi setidaknya di sini kami kompetitif. Jadi mari kita lihat apakah kami bisa membaik untuk Mandalika, di mana kami akan mendapatkan casing khusus lainnya."

Marquez tidak menyebut bahwa ban dengan casing lebih keras itu juga akan tersedia di Motegi. Namun, ramalan cuaca memberikan sedikit angin segar. Suhu diperkirakan relatif sejuk, sehingga kemungkinan ban Hard belakang menjadi pilihan utama bisa berkurang.

ADVERTISEMENT

"Kami harus belajar sangat cepat sejak Jumat dan memantau dengan cermat bagaimana lintasan berkembang," tambah Taramasso. "Cuaca juga bisa berperan penting, dengan suhu yang relatif sejuk dan kemungkinan hujan."

Motegi juga menjadi pembuka rangkaian balapan Asia yang langsung disusul Mandalika, di mana konstruksi paling ekstrem akan digunakan. Bagi Marquez dan Ducati, adaptasi cepat menjadi kunci agar tidak kehilangan poin berharga dalam perburuan gelar.

Alokasi ban Michelin untuk MotoGP Jepang di Motegi
Alokasi ban Michelin untuk MotoGP Jepang di Motegi. (Foto: Michelin Motorsport)

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU