James Allison mengungkapkan bahwa Mercedes menemukan peningkatan performa sekitar setengah detik setiap dua bulan di terowongan angin. Direktur teknis asal Inggris itu optimistis paket upgrade berikutnya akan mengembalikan keunggulan awal musim mereka.
Meski rival utama seperti Ferrari, McLaren, dan Red Bull telah membawa upgrade besar musim ini, Mercedes justru memilih menahan diri. Namun, tim asal Brackley itu masih memimpin kedua klasemen, baik pembalap maupun konstruktor.
F1 2026 sejak awal diprediksi menjadi ajang perang pengembangan karena regulasi teknis baru dan unit tenaga baru. Mercedes memulai musim dengan kuat, tetapi keunggulan mereka tergerus oleh Ferrari dan McLaren yang masing-masing meraih kemenangan, sementara Red Bull masuk dalam perebutan podium.

Mercedes sempat memenangkan enam balapan beruntun di awal musim sebelum dihentikan Lewis Hamilton di Barcelona. Ferrari menambah kemenangan di Silverstone, dan McLaren menang di Hungaria. Dari lima balapan terakhir, Mercedes hanya menang dua kali.
Allison mengakui bahwa Mercedes memulai musim dari posisi yang lebih kuat dan karenanya tidak terlalu agresif dalam pengembangan dibandingkan rival. "Secara aerodinamis, tingkat perolehan waktu putaran per minggu di terowongan angin sekitar enam hingga tujuh kali lipat dibanding tahun lalu. Itu sekitar setengah detik setiap dua bulan," ujarnya.
Ia juga menjelaskan strategi pengembangan yang berani, dengan keputusan menunda pengembangan aerodinamika dan bodi lebih lama dari biasanya. "Kami mengosongkan semuanya untuk meluncurkan mobil yang kuat di balapan pertama. Hasilnya, kami mendapatkan sebanyak mungkin dari lereng pengembangan yang sangat curam itu," tambah Allison.
Allison percaya langkah pengembangan berikutnya bisa menghapus keunggulan yang dibuat Ferrari dan McLaren. "Kami sedikit tidak sefase. Setiap orang berkembang sekitar setengah detik setiap dua bulan. Satu siklus pengembangan akan menghilangkan keunggulan itu. Kami harus bertahan melewati momen menakutkan ketika orang lain membawa perangkat baru mereka," jelasnya.
Mercedes masih memimpin kedua klasemen. Kimi Antonelli unggul 50 poin atas Lewis Hamilton di klasemen pembalap, sementara Mercedes unggul 72 poin atas Ferrari di klasemen konstruktor.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!