SPONSORED

Alasan Marc Marquez Lakukan Push-up di Startgrid MotoGP Jepang

Notifikasi
0
Alasan Marc Marquez Lakukan Push-up di Startgrid MotoGP Jepang
TO NEWS OVERVIEW
Marc Márquez | foto© motogp.com

Aksi tak biasa dilakukan oleh Marc Marquez pada akhir pekan balap MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi. Sang juara dunia bertahan tidak hanya mencuri perhatian lewat kecepatan luar biasa di atas lintasan, tetapi juga melalui ritual unik yang ia lakukan tepat di garis start jelang balapan Sprint maupun Grand Prix utama.

Pemandangan pembalap andalan Ducati tersebut turun dari motor dan melakukan beberapa kali push-ups di samping mesin balapnya mendadak viral di berbagai platform media sosial. Banyak penggemar mengira aksi tersebut sekadar aksi panggung atau gurauan di depan kamera televisi, namun kenyataannya ada alasan fisik yang sangat krusial di balik pemanasan ekstrem tersebut.

Dalam dunia balap motor Grand Prix, para pembalap umumnya telah menyelesaikan menu pemanasan fisik jauh sebelum mereka mengenakan baju balap dan memasuki area pit lane. Kendati demikian, Marc Marquez merasa bahwa jeda waktu yang terbuang sejak pemanasan awal hingga lampu start padam terlalu lama, sehingga otot-otot tubuhnya kembali mendingin sebelum motor digeber.

Marc Marquez Explains Unusual Startgrid Push-ups in Japan
Read AlsoMarc Marquez Explains Unusual Startgrid Push-ups in Japan

"Hier had ik het gevoel dat ik het op deze manier moest doen. Normaal gesproken doen we de spieractivatie wanneer we ons pak aantrekken, ongeveer 25 minuten voor de start. In de tijd die daarna verstrijkt tot aan de start koel je weer af," jelas Marc Marquez memberikan penjelasan mengenai keputusan taktisnya tersebut kepada awak media.

ADVERTISEMENT

Dengan menyambung sesi pemanasan hingga ke area startgrid, pembalap asal Spanyol ini berusaha menjaga temperatur ototnya tetap optimal demi menghadapi kerasnya pertarungan sejak tikungan pertama. Berdasarkan keterangan resminya, hal tersebut sangat membantu meredakan ketegangan fisik. "Door de push-ups op de grid te doen, voel ik me bij het begin van de race beter voorbereid. Wanneer ik ‘warm’ aan de race begin, heb ik geen pijn," tambahnya.

Terlepas dari apakah metode tersebut yang menjadi kunci utama kesuksesannya atau bukan, pendekatan fisik ini terbukti berbuah manis di Motegi. Marc Marquez berhasil menyapu bersih kemenangan dengan finis terdepan pada balapan hari Sabtu maupun saat sesi Grand Prix hari Minggu, menegaskan dominasinya secara mutlak.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU