Pedro Acosta menyelesaikan Grand Prix Inggris di Silverstone dengan senyum lebar. Posisi kelima yang dia raih bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa KTM sedang bergerak ke arah yang benar. Apalagi, itu adalah hasil terbaik pabrikan Austria di lintasan yang tahun lalu menjadi mimpi buruk baginya.
Pembalap muda itu tidak ragu mengakui bahwa hasil ini melampaui ekspektasi. “Secara mengejutkan, kami tampil baik. Saya rasa tidak ada yang menyangka akan melihat KTM berada di sana,” ujarnya. Namun di balik rasa puas itu, ada pesan tegas yang dia sampaikan ke garasinya.
Pertanyaan Tak Nyaman setelah Libur Musim Panas
Setelah jeda musim panas, Acosta mengaku memilih bersikap blak-blakan. “Saya cukup jujur kepada tim, mengajukan beberapa pertanyaan yang tidak nyaman,” katanya. Pertanyaan-pertanyaan itu justru diterima dengan baik, bukan sebagai kritik, melainkan sebagai cara memulai paruh kedua musim dengan semangat baru.

Hasilnya mulai terlihat. Di Silverstone, strategi yang dia pilih—menghabiskan ban di awal untuk kemudian bertahan—berjalan sempurna. Meski sempat didekati Fabio Di Giannantonio di akhir balapan, Acosta mampu mempertahankan posisinya. “Itu satu-satunya kesempatan yang saya miliki,” jelasnya.
Target Tiga Besar Masih Terbuka
Dengan performa seperti ini, Acosta yakin gap ke tiga besar klasemen tidak terlalu lebar. “Jika kami ingin sampai ke sana, kami butuh dua hal: meningkatkan performa sepanjang akhir pekan, karena biasanya kami stabil tapi tidak banyak berkembang, dan kedua, tidak mengalami kegagalan mekanis,” paparnya.
Dia juga mengungkapkan kondisi fisiknya yang masih dalam masa pemulihan pascaoperasi. “Masih sedikit sakit dan saya masih pakai perban. Mungkin di Aragon saya akan mengubah grip atau tuas rem untuk mengurangi rasa sakit,” katanya. Namun yang terpenting, jari-jarinya sudah pulih sepenuhnya.
Di luar lintasan, Acosta ikut menguji prototipe earplug baru dari Dorna untuk komunikasi. “Saya cukup rewel soal earplug, tapi mereka berhasil menemukan jalan tengah yang nyaman,” ujarnya. Menurutnya, earplug tersebut menggabungkan model yang dia sukai dengan cetakan telinga, meski bagian audio masih dalam pengembangan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!