SPONSORED

5 Hal yang Harus Disimak di F1 GP Azerbaijan 2026

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
5 Hal yang Harus Disimak di F1 GP Azerbaijan 2026
TO NEWS OVERVIEW
5 Hal yang Harus Disimak di F1 GP Azerbaijan 2026

Balapan Formula 1 kembali ke Baku, Azerbaijan, akhir pekan ini untuk merayakan sepuluh tahun sirkuit jalanan itu masuk kalender. Sejak debut sebagai GP Eropa 2016, Baku telah menjadi panggung drama tak terlupakan—dari kemenangan epik Daniel Ricciardo pada 2017, bentrokan Ricciardo dengan Max Verstappen setahun kemudian, hingga kekacauan 2021. Kini, Baku menjadi tuan rumah putaran ke-15 musim 2026, dengan hanya delapan balapan tersisa setelahnya.

Namun, edisi kali ini menyimpan kejutan besar: balapan akan digelar pada hari Sabtu, bukan Minggu. Keputusan ini diambil karena Azerbaijan memperingati Hari Peringatan pada Minggu, 27 September, untuk menghormati korban Perang Nagorno-Karabakh Kedua. Jadwal pun bergeser: hari media pada Rabu, latihan bebas 1 dan 2 pada Kamis, lalu latihan bebas 3 dan kualifikasi pada Jumat. Balapan sendiri akan dimulai Sabtu pukul 15:00 waktu setempat. Jadi, pastikan pengingat Anda sudah diatur!

Salah satu topik hangat menjelang balapan adalah manajemen energi. Regulasi power unit 2026 yang baru membuat pembalap harus pintar-pintar mengatur baterai, terutama di trek lurus panjang Baku yang mudah menguras cadangan daya. Mode straightline (SM) akan membantu, tetapi proses pengumpulan energi tetap menjadi tantangan. FIA pun terus memantau situasi ini.

Isack Hadjar Returns in Baku After Wrist Injury
Read AlsoIsack Hadjar Returns in Baku After Wrist Injury

Di sisi lain, performa tim-tim papan atas menjadi sorotan. Red Bull Racing dan Ferrari diprediksi kembali bersaing ketat, sementara Mercedes dan Aston Martin berusaha mengejar. Pembalap seperti Max Verstappen dan Charles Leclerc tentu ingin menambah koleksi kemenangan di trek yang menuntut keberanian ini.

ADVERTISEMENT

Baku juga dikenal dengan insiden-insiden dramatisnya. Tikungan sempit dan dinding pembatas yang rapat sering menjadi mimpi buruk bagi pembalap. Tahun ini, dengan mobil generasi baru yang lebih lincah, apakah kita akan melihat lebih banyak aksi salip-menyalip atau justru lebih banyak kecelakaan? Kita tunggu saja.

Terakhir, faktor cuaca dan strategi ban akan memainkan peran penting. Suhu aspal yang panas dan karakter trek jalanan yang abrasif bisa membuat strategi satu pit stop atau dua pit stop menjadi krusial. Tim-tim harus cermat memilih compound ban yang tepat untuk menjaga performa hingga akhir balapan.

Dengan segala dinamika ini, GP Azerbaijan 2026 menjanjikan akhir pekan yang penuh intrik. Jangan lewatkan aksinya!

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU