Emil Lindholm menatap Rally Sardinia 2025 dengan pendekatan berbeda. Setelah musim yang penuh lika-liku, pembalap Finlandia itu ingin menutup kampanye WRC2-nya dengan senyum, bukan tekanan.
Hasil terbaik Lindholm musim ini adalah finis keempat di WRC2 Jepang dan Estonia. Rally Finland berakhir crash, sementara di Kroasia dan Canary Islands ia tertinggal jauh dari para pemimpin kelas. Kini, di Sardinia, ia tak lagi membebani diri dengan target juara.
“Saya merasa baik. Ini salah satu rally favorit saya, meski saya selalu bilang begitu di setiap event. Salah satu keuntungan WRC2 adalah Anda bisa memilih event tertentu. Saya selalu suka rally ini,” ujar Lindholm kepada RallyJournal.com.

Tanpa tekanan posisi championship, pembalap berusia 30 tahun itu bisa menikmati balapan. “Sejauh menyangkut kejuaraan, situasinya memungkinkan saya benar-benar menikmati mengemudi tanpa harus terlalu memikirkan hasil atau merasa harus menang.”
Namun, persaingan di WRC2 Sardinia diprediksi tetap ketat. Dari nama-nama top kelas, hanya Yohan Rossel yang absen. “Kami sudah melihat banyak rally penuh insiden tahun ini, dan saya pikir ini akan menjadi another one. Ada beberapa bagian yang sangat kasar, dan kita sudah lihat seseorang menabrak pohon di shakedown. Sabtu khususnya memiliki stage yang sangat menantang,” jelasnya.
Lindholm pun memprediksi urutan akan sering berubah. “Saya pikir urutan akan berubah berkali-kali selama rally.”
Pendekatan baru pun diterapkan. Setelah kampanye yang kurang menggigit, hal terpenting adalah menemukan kembali kesenangan di balik kemudi. “Kami mengubah pendekatan. Di awal tahun, hanya ada satu posisi yang dipikirkan – tempat pertama. Sekarang kami keluar untuk berkendara dan menikmati diri kami, dan kita lihat di mana itu membawa kami. Jika kami masih bersaing pada hari Minggu, maka kami harus mendorong.”



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!