Paruh pertama balapan WEC 6 Jam Barcelona 2026 diwarnai oleh drama cuaca dan insiden dramatis di atas lintasan yang basah. Dua mobil Hypercar Toyota nomor #8 dan #7 langsung mengambil alih jalannya lomba dengan menunjukkan kecepatan yang sulit dikejar oleh para rival terdekat mereka sejak lampu start dipadamkan di bawah langit mendung Catalunya.
Kondisi aspal yang licin akibat gerimis membuat awal perlombaan berlangsung sangat kacau bagi sejumlah kontestan. Insiden langsung terjadi ketika Alpine #35 mengalami spin setelah bersenggolan dengan Cadillac #12, sementara mobil pole-sitter Genesis #19 serta Lexus #78 turut terjerembab ke area gravel yang memicu keluarnya Virtual Safety Car dan Safety Car di awal balapan.
Memasuki jam ketiga perlombaan, Ferrari berusaha menjaga peluang juara tetap terbuka melalui mobil nomor #50 yang berada di posisi ketiga. Meskipun demikian, selisih waktu sudah terpaut cukup jauh sekitar 30 detik di belakang sang pemimpin lomba, sementara mobil nomor #83 juga berjuang keras di barisan depan untuk mengamankan poin penting.

Strategi pergantian ban dari kompon basah ke slick berjalan krusial ketika lintasan mulai mengering. Toyota tetap mempertahankan keunggulan mutlak di posisi 1-2, sementara tim pabrikan Kuda Jingkrak harus bekerja ekstra keras untuk memangkas ketertinggalan performa di paruh kedua balapan ketahanan dunia musim 2026 ini.
Simak terus update klasemen terbaru, hasil balapan, dan analisis teknis mendalam seputar kejuaraan FIA WEC hanya di platform kami. Baca analisis mendalam di sini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!