Langit Motegi menyambut hari balapan dengan awan tebal yang menggantung di atas sirkuit, menciptakan latar dramatis tatkala lampu merah padam. David Almansa langsung memanfaatkan pole position untuk mengamankan jalurnya, meski persaingan ketat langsung tersaji di barisan depan kelas ringan.
Pertarungan memanas ketika Maximo Quiles langsung menggebrak sejak tikungan pertama demi memburu ambisi besar mengunci gelar juara dunia akhir pekan ini. Namun, jalan pembalap muda berbakat tersebut tidak pernah instan, terutama setelah Brian Uriarte sempat memimpin jalannya lomba sebelum diganjar penalti double long lap penalty akibat pelanggaran teknis pra-balapan.
Memasuki lap-lap penentuan, tensi di lintasan meningkat drastis tatkala gap waktu menipis di barisan terdepan. Quiles berupaya keras memangkas jarak enam sepersepuluh detik demi merebut posisi teratas dari pimpinan lomba pada dua putusan terakhir.

Hingga garis finis, ketangguhan Almansa tak mampu ditembus oleh rival utamanya tersebut. Almansa sukses mengamankan kemenangan ketiganya musim ini, sementara Quiles harus puas menyegel tempat kedua dan merayakan podium bersama Alvaro Carpe yang melengkapi komposisi tiga besar di Motegi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!