Setelah meraih tiga pole position berturut-turut, Fabio Quartararo menghadapi tantangan besar di sesi latihan MotoGP Aragon 2025. Pembalap Yamaha ini hanya mampu menempati posisi ke-18, jauh dari ekspektasi dan performa sebelumnya. Apa yang menyebabkan penurunan drastis ini?
Quartararo mengungkapkan bahwa ia mengalami kesulitan dengan grip belakang, terutama saat menggunakan ban Soft. Masalah ini tidak hanya mempengaruhi traksi, tetapi juga membuat sistem elektronik Yamaha M1 menjadi tidak stabil. "Motor itu hanya [bergerak] tanpa alasan dan masalahnya adalah Anda tidak pernah tahu kapan akan mengalaminya," jelas Quartararo. Ia menambahkan bahwa perubahan ban menyebabkan motor menjadi sangat berbeda dan perangkat elektronik menjadi kacau.

Meskipun sirkuit Aragon dikenal dengan grip yang rendah, Quartararo menegaskan bahwa masalah utama bukan pada aspal, melainkan pada respons motor terhadap perubahan ban. Ia bahkan ingin melakukan serangan waktu dengan ban Medium, namun tidak tersedia.
"Saya ingin melakukan serangan terakhir dengan ban Medium, tetapi kami tidak memilikinya karena jelas sangat, sangat sulit untuk mengendarai motor tersebut," ungkapnya.
Dengan hasil latihan yang kurang memuaskan, Quartararo harus melalui sesi Q1 untuk bisa masuk ke Q2. Ini menjadi tantangan tambahan bagi pembalap Prancis tersebut, yang sebelumnya selalu tampil kuat di sesi kualifikasi. Tim Yamaha kini harus bekerja keras untuk memahami dan mengatasi masalah elektronik yang mengganggu performa M1.
Dengan waktu yang terbatas sebelum sesi kualifikasi, Quartararo dan tim Yamaha dituntut untuk segera menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Apakah mereka mampu mengatasi tantangan ini dan kembali bersaing di barisan depan? Jangan lewatkan perkembangan selanjutnya hanya di SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
193 |
|
2
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
186 |
|
3
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
177 |
|
4
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
168 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
153 |
|
6
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
138 |
|
7
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
133 |
|
8
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
130 |
|
9
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
78 |
|
10
|
|
Fermin Aldeguer
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
76 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
279 |
|
2
|
|
Ducati
|
269 |
|
3
|
|
KTM
|
165 |
|
4
|
|
Honda
|
95 |
|
5
|
|
Yamaha
|
51 |
Baca Juga
Fabio Quartararo menyampaikan pesan perpisahan penuh rasa syukur setelah Yamaha mengonfirmasi kerja sama mereka akan berakhir pada akhir MotoGP 2026.
Massimo Rivola memuji Jorge Martin usai MotoGP Assen 2026 karena tampil cerdas dan memaksimalkan hasil hingga merebut puncak klasemen dunia.
Marco Bezzecchi memberikan kabar terbaru usai crash berkecepatan tinggi di Assen MotoGP 2026 yang membuatnya kehilangan puncak klasemen.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!