SPONSORED

Cooper Barnes Beli Mustang Gen3 DJR, Siap Super2 2028

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Cooper Barnes Beli Mustang Gen3 DJR, Siap Super2 2028
TO NEWS OVERVIEW
Cooper Barnes shows off his family's new purchase. Image: Supplied

Cooper Barnes, pembalap muda yang saat ini bersaing di GR Cup, resmi mengamankan salah satu chassis Gen3 milik Dick Johnson Racing (DJR), DJRS-04, sebagai persiapan debutnya di Super2 Series pada 2028. Langkah ini menjadikannya pembalap pertama yang mengunci kursi untuk era Gen3 di kategori kedua tersebut.

Chassis DJRS-04 bukan sembarang mobil. Unit ini pernah dikendarai Anton De Pasquale pada musim Supercars 2023/24 dan mencetak sejarah sebagai mobil Gen3 pertama yang memenangkan balapan untuk DJR di Townsville, plus podium di Bathurst pada 2023. Pada 2024, mobil yang sama juga membawa pulang trofi Jason Richards. Kini, tongkat estafet berpindah ke tangan Barnes.

DJR secara resmi menyerahkan mobil tersebut kepada keluarga Barnes akhir bulan lalu di Queensland Raceway. Dalam sesi handover itu, Barnes langsung diberi kesempatan mencicipi 10 lap pertama dengan mobil balap V8 sungguhan. Pengalaman itu rupanya meninggalkan kesan mendalam.

Ingram Menang Dramatis di Silverstone Basah, Sutton Runner-up
Baca JugaIngram Menang Dramatis di Silverstone Basah, Sutton Runner-up

“Kami bangga bahwa salah satu Ford Mustang kami menjadi mobil pertama yang berkomitmen untuk berlaga di Super2 Series dengan mesin Gen3,” ujar co-owner DJR, Ryan Story. “Cooper akan memiliki mobil yang sudah terbukti saat ia naik ke level berikutnya, dan mengamankan mobil Gen3 jauh sebelum 2028 menunjukkan betapa seriusnya dia menekuni balap dan keinginannya suatu hari nanti mencapai Supercars.”

ADVERTISEMENT

Keputusan untuk menunda langkah ke Super2 hingga 2028 bukan tanpa alasan. Ayah Cooper, Jamie Barnes, mengungkapkan bahwa mereka sempat mempertimbangkan turun tahun depan dengan mobil Gen2, tetapi memilih menunggu transisi kategori ke Gen3. “Kami menghabiskan waktu untuk memikirkan arah yang tepat. Kami melihat opsi masuk Super2 tahun depan dengan Gen2, tapi memutuskan menunggu peralihan ke Gen3 adalah hal yang benar bagi kami,” jelasnya. “Langkah selanjutnya adalah mencari mobil, dan kami rasa opsi terbaik adalah membeli dari Shell V-Power Racing Team.”

Bagi Cooper, sensasi mengemudikan Supercar jauh berbeda dari Toyota 86 yang biasa ia kendarai di GR Cup. “Luar biasa. Semuanya terjadi 10 kali lebih cepat dari yang biasa saya alami,” ujarnya bersemangat. “Mobil ini punya stabilitas pengereman yang jauh lebih baik, perpindahan gigi sekuensialnya amazing – mengendarai mobil sungguhan jauh lebih baik daripada simulator. Kecepatannya gila, keluar tikungan tenaganya luar biasa. Sangat menyenangkan.”

Momen spesial terjadi saat handover: mobil masih mengenakan livery lengkap Shell V-Power Racing Team, namun nama Barnes dan nomor #86 telah tertera di kaca. “Saya pertama kali melihatnya saat masuk workshop untuk seat fit. Saya tidak percaya mereka melakukan itu untuk saya,” kenangnya.

ADVERTISEMENT

Meski mobil sudah di tangan, keluarga Barnes belum mengumumkan tim mana yang akan menjalankan operasional mereka di Super2 Series nanti. Yang jelas, langkah ini menegaskan keseriusan Cooper Barnes menapaki tangga karier menuju panggung Supercars. Dengan mobil yang sudah terbukti dan pengalaman awal yang mengesankan, ia siap menghadapi tantangan baru di era Gen3.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU