SPONSORED

Colapinto Ungkap Abaikan Kecaman Usai Insiden Baku

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Colapinto Ungkap Abaikan Kecaman Usai Insiden Baku
TO NEWS OVERVIEW
Colapinto Ungkap Abaikan Kecaman Usai Insiden Baku

Franco Colapinto buka suara soal badai kecaman yang menerpanya setelah insiden Turn 1 di Grand Prix Azerbaijan. Pembalap Alpine itu menegaskan bahwa dirinya juga menjadi sasaran abuse di media sosial, namun menurutnya tidak banyak yang membicarakan hal tersebut.

Insiden bermula saat Pierre Gasly dan Lando Norris terseret dalam tabrakan beruntun yang dipicu oleh lock-up Colapinto saat restart safety car. Norris yang sempat geram bahkan menyerukan sanksi larangan balap bagi pembalap yang menyebabkan kekacauan seperti itu. Pernyataan Norris kemudian memicu gelombang komentar pedas di media sosial, terutama dari penggemar Argentina, tanah kelahiran Colapinto. Alpine pun mengeluarkan pernyataan mengecam ujaran kebencian, yang merupakan kali keempat sejak Colapinto bergabung pada awal 2025.

“Pesan saya selalu sama,” ujar Colapinto di Sepang, Kamis. “Terkadang mereka tidak menyadari apa yang bisa ditimbulkan dari menulis di keyboard. Kita semua sangat sensitif, kita manusia.” Ia menambahkan bahwa abuse tidak hanya datang dari penggemar Argentina, melainkan dari berbagai belahan dunia dan basis penggemar lain. “Saya mendapat banyak sekali. Tidak ada yang pernah membicarakannya,” tegasnya.

Vasseur Peringatkan 'Kesalahan Besar' di Tengah Rumor Ferrari
Baca JugaVasseur Peringatkan 'Kesalahan Besar' di Tengah Rumor Ferrari

Colapinto mengaku tidak terlalu aktif di media sosial, tetapi ia sadar dampaknya bisa lebih buruk bagi pembalap dan atlet lain. “Saya harap mereka berubah. Saya sudah lama meminta hal ini, sulit bagi kami para pembalap untuk mengendalikannya. Kami juga berjuang untuk memperbaiki situasi ini sendiri, karena kami sudah mencoba,” jelasnya. Ia menekankan bahwa masalah ini telah ia angkat sejak tahun lalu dan ia terus berusaha, meski perubahan tidak mudah.

ADVERTISEMENT

Menurut Colapinto, para pembalap perlu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik, terutama dalam menjaga ucapan. “Saya pikir dia terbawa emosi saat itu,” ujar Colapinto menanggapi komentar Norris. “Tentu dia tahu komentar seperti apa yang bisa muncul karena dia sendiri pernah mengalaminya.” Norris diketahui telah meminta maaf atas ucapannya.

Insiden di Baku menjadi pukulan bagi Alpine yang tengah berjuang di klasemen konstruktor. Kehilangan poin akibat tabrakan itu membuat posisi mereka semakin tertekan, sementara Gasly juga harus menelan pil pahit karena tersingkir dari balapan. Colapinto, yang baru menjalani musim penuh pertamanya, terus belajar menghadapi tekanan di dalam dan luar lintasan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU