SPONSORED

Christian Horner Tegaskan Syarat Kepemilikan Saham untuk Kembali ke F1

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Christian Horner Tegaskan Syarat Kepemilikan Saham untuk Kembali ke F1
TO NEWS OVERVIEW
Christian Horner Tegaskan Syarat Kepemilikan Saham untuk Kembali ke F1

Rumor kepindahan Christian Horner ke Scuderia Ferrari akhirnya mendapat jawaban pasti setelah spekulasi panas melanda paddock Formula 1 dalam beberapa bulan terakhir. Isu tersebut mencuat ketika Ferrari kerap membuat keputusan strategi yang dipertanyakan, sementara Horner sempat menyebut posisi di Maranello sebagai pekerjaan impian dalam sebuah kesempatan wawancara sebelumnya.

Namun, dalam perbincangan mendalam bersama Donald McRae dari The Guardian, sosok berusia 52 tahun tersebut langsung meredam rumor kepindahannya ke Italia. Horner menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat untuk menggantikan posisi Fred Vasseur dan meminta publik F1 berhenti menyebarkan spekulasi yang tidak berdasar mengenai masa depan tim pabrikan asal Italia tersebut.

Christian Horner Red Bull Racing
Christian Horner, Red Bull Racing. Photo by: James Sutton / LAT Images via Getty Images

Christian Horner Sentil Toto Wolff: Mercedes Jalani Musim yang Terlalu Mudah di F1
Baca JugaChristian Horner Sentil Toto Wolff: Mercedes Jalani Musim yang Terlalu Mudah di F1

"Fred Vasseur adalah orang yang berpengalaman. Dia telah melakukan pekerjaan yang layak. Tapi saya, lebih dari siapa pun, tahu tekanan dalam menjalankan organisasi yang kompetitif," ujar Horner untuk meluruskan kesalahpahaman. "Komentar saya diambil di luar konteks."

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, mantan bos Red Bull Racing ini menjelaskan alasan utama mengapa dirinya tidak akan pernah bergabung dengan skuad Kuda Jingkrak. Menurutnya, Ferrari adalah korporasi raksasa bersejarah yang tidak akan pernah membagikan kepemilikan saham kepada seorang prinsipal tim, sebuah syarat mutlak yang kini dia tetapkan untuk langkah kariernya berikutnya di ajang balap jet darat.

"Ferrari adalah merek terbesar di F1. Ini adalah tim yang paling bersejarah," kata Horner. "Tetapi saya telah mengumpulkan modal yang luar biasa di belakang saya, untuk melihat langkah selanjutnya yang mungkin saya ambil dalam olahraga ini. Itu akan dikaitkan dengan kepemilikan dan Ferrari tidak akan menjual saham."

Setelah mendedikasikan dua dekade untuk mengubah Red Bull menjadi kekuatan dominan dengan raihan 14 gelar juara dunia, Horner menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hasrat lagi untuk menjawab panggilan dari dewan direksi korporat tanpa adanya andil kepemilikan. Jika harus kembali ke pitwall, ia hanya akan melakukannya bersama orang-orang berpikiran sama yang memiliki visi murni untuk meraih kemenangan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU