SPONSORED

Briatore Kritik Keras Blunder Colapinto di Baku: Sebuah Langkah Buruk

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Briatore Kritik Keras Blunder Colapinto di Baku: Sebuah Langkah Buruk
TO NEWS OVERVIEW
Briatore Kritik Keras Blunder Colapinto di Baku: Sebuah Langkah Buruk

Flavio Briatore tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Eksekutif Alpine itu menyebut insiden yang menimpa Franco Colapinto dan Pierre Gasly di Grand Prix Azerbaijan sebagai pukulan telak bagi timnya.

Pada restart lap 36, Colapinto mengunci ban depan di bagian dalam sirkuit jalanan Baku yang berdebu dan minim grip. Ia menabrak sisi mobil rekan setimnya, Gasly, dan keduanya tersingkir. Pembalap McLaren, Lando Norris, juga terlibat dalam insiden tersebut, yang merampas peluang Alpine meraih poin ganda.

Gasly dan Norris sama-sama kesal dengan gaya membalap Colapinto. Norris bahkan meminta FIA mempertimbangkan larangan satu balapan karena perilaku ceroboh. Namun, kritik paling tajam datang dari Briatore sendiri.

Briatore Geram, Colapinto Hancurkan Peluang Poin Alpine di Baku
Baca JugaBriatore Geram, Colapinto Hancurkan Peluang Poin Alpine di Baku

"Jelas saya sangat kecewa dengan hasil balapan hari ini, mengetahui kami kehilangan poin berharga dalam perebutan kejuaraan," ujar Briatore dalam rilis pers Alpine. "Insiden semacam ini seharusnya tidak terjadi, terutama ketika kami tampil baik dengan kedua mobil di posisi poin. Saya sangat menyesal untuk tim dan Pierre yang melakukan pekerjaan hebat sepanjang akhir pekan, dan permintaan maaf saya juga untuk Lando dan McLaren karena telah merusak balapan mereka."

ADVERTISEMENT

Briatore tidak menahan diri untuk menyoroti kesalahan Colapinto. "Saya tahu Franco telah bertanggung jawab penuh, sebagaimana mestinya; nyatanya, dia terlambat mengerem mengingat konteks balapan dan restart safety car. Itu langkah yang sangat buruk untuk pembalap dengan pengalamannya," tegasnya.

Insiden ini menjadi pukulan telak bagi Colapinto yang sebelumnya tengah menikmati performa terbaiknya di F1. Pembalap Argentina berusia 23 tahun itu baru saja mendapatkan kontrak baru bersama Alpine untuk musim 2027, dan akan tetap menjadi rekan setim Gasly di tim yang berbasis di Enstone tersebut.

Briatore mengatakan akan meluangkan waktu untuk merenungkan langkah selanjutnya. "Saya ingin mengambil waktu untuk merenungkan dan mempertimbangkan tindakan apa yang harus diambil, sehingga kita bisa belajar dari ini dan menghindari situasi serupa di masa depan," tutupnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU