Sesi kualifikasi Brian Uriarte di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, menyuguhkan tontonan yang luar biasa menegangkan pada Sabtu pagi. Pembalap muda berbakat ini tampil begitu impresif untuk mengamankan posisi start terdepan dalam rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia kelas Moto3. Di atas aspal panas sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut, ia sukses menaklukkan catatan waktu krusial yang membuatnya tak terkejar oleh para rival terdekatnya.
Mengandalkan performa optimal dari motor tunggangannya, pembalap muda andalan Red Bull KTM Ajo ini langsung menggebrak sejak awal sesi Q2 dimulai. Ia menorehkan catatan waktu sensasional 1 menit 36,861 detik yang langsung memuncaki lembar waktu sementara. Kecepatan luar biasa ini terbukti menjadi tolok ukur tertinggi yang gagal dipatahkan oleh seluruh pesaing hingga bendera finis dikibarkan, mengukuhkan dominasinya di sesi penentuan grid terdepan akhir pekan ini.
Namun, jalan menuju pole position sama sekali tidak berjalan mulus bagi para bintang muda lainnya. Ketegangan langsung memuncak ketika Rico Salmela mengalami kecelakaan di menit-menit awal yang memaksa dikibarkannya bendera kuning. Situasi tersebut langsung merusak catatan waktu cepat sejumlah pembalap utama, termasuk Max Quiles yang sebelumnya dijagokan sebagai salah satu kandidat kuat peraih pole setelah tampil gemilang sepanjang sesi latihan bebas sebelumnya.

Drama semakin menjadi ketika Max Quiles sendiri akhirnya harus kehilangan kendali di tikungan 16. Insiden crash tersebut memaksa pembalap yang membela skuad CFMOTO Gaviota Aspar Team ini merayap kembali ke area pitlane dengan kekecewaan mendalam. Hilangnya kesempatan memperbaiki catatan waktu akibat insiden tersebut membuat posisinya merosot drastis, sehingga ia harus puas mengakhiri sesi kualifikasi yang melelahkan ini di posisi start keenam pada grid balapan esok hari.
Memanfaatkan situasi penuh drama tersebut, David Almansa mencoba memberikan perlawanan maksimal. Pembalap yang mengusung panji Liqui Moly Dynavolt Intact GP ini mencatatkan waktu 1 menit 36,948 detik, menempatkannya tepat di posisi kedua dan hanya terpaut tipis 0,087 detik dari sang peraih pole. Sementara itu, dominasi skuad Red Bull KTM Ajo semakin sempurna setelah Alvaro Carpe berhasil mengamankan tempat ketiga di garis start.
Persaingan sengit juga merembet ke barisan di bawahnya, di mana Adrian Fernandez dari Leopard Racing mengamankan posisi keempat, diikuti oleh rekan setimnya, Guido Pini, di tempat kelima. Sementara pada babak Q1 sebelumnya, perjuangan tak kalah sengit tersaji ketika Scott Ogden keluar sebagai yang tercepat, disusul oleh Hakim Danish dan David Munoz. Drama tersendiri hadir tatkala Leo Rammerstorfer secara mengejutkan merebut tiket terakhir ke Q2, mengungguli Valentin Perrone yang harus gigit jari karena tertinggal tipis tiga seperseribu detik saja.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!