SPONSORED

Bottas Ungkap Penyebab Crash Aneh di F1 Azerbaijan 2026

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Bottas Ungkap Penyebab Crash Aneh di F1 Azerbaijan 2026
TO NEWS OVERVIEW
Bottas crashed late on in the Azerbaijan GP © XPB Images

Valtteri Bottas mengalami crash yang mengakhiri balapannya di Grand Prix Azerbaijan, tetapi ia yakin insiden itu bukan akibat kesalahan pengemudian. Pembalap Cadillac tersebut menuding sistem power unit 2026 yang "sedikit bingung" sebagai biang keladi.

Insiden terjadi pada putaran kedua dari akhir di Tikungan 15, Sabtu lalu. Mobil Bottas menabrak dinding pembatas, memicu bendera kuning yang hampir mengubah hasil balapan. Meski awalnya terlihat seperti kesalahan pembalap berpengalaman, Bottas mengungkap adanya keanehan teknis.

Hilangnya Rem Belakang

Bottas menjelaskan bahwa ia melebar di Tikungan 1 pada putaran yang sama, yang menurutnya menyebabkan sistem power unit Cadillac bingung tentang jarak tempuh yang tersisa. Hal ini mengakibatkan ia mengalami "superclip" besar saat memasuki Tikungan 15, sehingga kemampuan pengereman menurun drastis.

George Russell Dominasi Baku, Teori "Cracked the Code" Menyeruak
Baca JugaGeorge Russell Dominasi Baku, Teori "Cracked the Code" Menyeruak

"Pertama, di putaran yang sama saya mengalami lockup di Tikungan 1, saya melebar," ujarnya. "Lalu saya pikir sistemnya menjadi sedikit bingung karena jarak ekstra. Saya mengalami superclip besar ke Tikungan 15 dan kemudian, saat saya menginjak rem, hanya rem depan yang bekerja. Rasanya seperti saya kehilangan rem belakang saat harvesting."

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan bahwa tim perlu menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. "Kami perlu melihat apa yang terjadi, tetapi ini aneh karena rasanya seperti kehilangan rem belakang," tambahnya.

Dampak Bendera Kuning

Bendera kuning yang dikibarkan di area crash hampir merugikan George Russell dari Mercedes. Ia mengalami turbolag saat keluar dari tikungan karena melambat untuk menghindari bahaya. Hal ini memungkinkan Max Verstappen dari Red Bull menekan hingga garis finis, dengan selisih hanya 0,1 detik.

Kedua pembalap tersebut finis berdekatan, namun insiden Bottas menjadi sorotan karena potensinya mengubah podium. Bottas sendiri harus menerima kenyataan pahit gagal finis di Baku.

ADVERTISEMENT

Cadillac, yang baru bergabung di F1, masih dalam proses adaptasi dengan regulasi power unit 2026 yang kompleks. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi tim asal Amerika Serikat tersebut.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU