Alvaro Bautista kembali melontarkan kritik pedas terhadap aturan berat minimum di WorldSBK, dan kali ini Nicolo Bulega ikut terseret dalam pusaran kontroversi. Pembalap Spanyol itu mengunggah foto botol air minum dengan tulisan 'no discrimination' dan 'no combined weight', sindiran tajam terhadap regulasi yang diberlakukan sejak 2024.
Aturan tersebut mewajibkan pembalap dengan berat di bawah 80kg (termasuk perlengkapan) untuk membawa ballast tambahan. Bautista, yang merupakan pembalap paling ringan di grid, menjadi pihak yang paling terdampak. Sejak aturan itu diperkenalkan, ia kesulitan mengulangi dominasinya di musim 2023, di mana ia memenangkan 27 dari 36 balapan dan meraih gelar juara dunia.
Sejak 2024, Nicolo Bulega tampil sebagai penantang utama Bautista. Keduanya sempat menjadi rekan setim di tim pabrikan Ducati, namun Bulega berhasil mengungguli Bautista dua musim berturut-turut. Kini, Bulega bahkan berada di ambang memecahkan rekor kemenangan Bautista pada 2023. Dengan 26 kemenangan sejauh musim ini dan sembilan balapan tersisa, ia diprediksi akan melampaui total 27 kemenangan Bautista.

Media sosial WorldSBK sempat menyoroti potensi rekor tersebut, namun Bautista merespons dengan unggahan botol air yang menyindir aturan berat. Meski demikian, Bautista menegaskan bahwa kritiknya bukan ditujukan kepada Bulega secara pribadi. Dalam wawancara dengan WorldSBK.com, ia justru memuji Bulega yang akan pindah ke MotoGP pada 2027.
"Saya pikir Nicolo memiliki potensi yang sangat tinggi," ujar Bautista. "Dia pembalap yang sangat berbakat. Dia akan kembali ke kejuaraan yang ia mulai. Saat ini, saya pikir dia adalah pembalap dengan kilometer terbanyak di motor baru [850cc], dengan spesifikasi baru, dengan ban baru. Jadi, dia punya keuntungan dari yang lain."
Bautista juga yakin Bulega akan kompetitif di MotoGP, meski tidak yakin ia bisa mendominasi seperti di WorldSBK. "Tapi pendapat saya, Nicolo akan cepat di MotoGP – saya tidak tahu apakah cukup untuk memenangkan semua balapan seperti yang ia lakukan musim ini [tertawa]. Tapi saya yakin dia akan sangat kompetitif," tambahnya.
Sementara itu, Bautista sendiri tengah menghadapi musim yang sulit. Setelah pindah ke tim Barni Ducati untuk 2026, ia belum sekalipun meraih podium di kondisi kering. Hal ini kontras dengan performa impresifnya di masa lalu, dan semakin memperkuat argumennya bahwa aturan berat telah mengubah keseimbangan kompetisi.
Kontroversi ini menyoroti ketegangan antara upaya menciptakan kompetisi yang lebih seimbang dan dampaknya terhadap pembalap dengan karakteristik fisik tertentu. Bagi Bautista, aturan berat tetap menjadi duri dalam daging, dan kritiknya kali ini kembali mencuat di tengah sorotan terhadap rekor Bulega yang akan segera tercipta.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!