SPONSORED

Analisis Grand Prix Singapura 2026: Aksi Dramatis Oscar Piastri Salip Lewis Hamilton

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Analisis Grand Prix Singapura 2026: Aksi Dramatis Oscar Piastri Salip Lewis Hamilton
TO NEWS OVERVIEW
Analisis Grand Prix Singapura 2026: Aksi Dramatis Oscar Piastri Salip Lewis Hamilton

Pembalap Oscar Piastri sukses mengamankan posisi kelima yang sangat diperjuangkan di Marina Bay Street Circuit setelah melewati balapan yang melelahkan akibat degradasi ban yang parah pada Formula 1 2026. Balapan yang berlangsung di tengah cuaca panas ekstrem tersebut memaksa seluruh tim bekerja keras, di mana skuad Woking harus memutar otak demi mengamankan poin konstruktor yang sangat krusial bagi perjalanan musim ini.

Kesialan sempat menghampiri pembalap asal Australia tersebut ketika ia mengalami kebocoran ban lambat atau slow puncture, yang otomatis memaksa tim melakukan pitstop tambahan di luar rencana awal. Kendati strategi balapannya sempat berantakan akibat insiden tersebut, masalah teknis itu justru menciptakan keunggulan kompon ban di fase akhir balapan yang memberikannya grip ekstra untuk mengejar ketertinggalan dari Lewis Hamilton.

Duel menegangkan pun tersaji di lap penutup ketika pebalap McLaren tersebut melancarkan manuver overtake yang mendebarkan untuk merebut posisi kelima dari sang juara dunia tujuh kali asal Inggris itu. Selepas balapan, ia mengakui bahwa finis di posisi kelima merupakan hasil maksimal yang bisa diraih oleh timnya mengingat kecepatan mobil yang masih tertinggal dari para rival terdekat di barisan depan.

Kimi Antonelli Sebut Kebangkitan Max Verstappen di F1 Sangat Mengerikan
Baca JugaKimi Antonelli Sebut Kebangkitan Max Verstappen di F1 Sangat Mengerikan

"P5. Itu adalah balapan yang panas dan berat. Secara keseluruhan, rasanya ini balapan yang lumrah," ujar Piastri menjelaskan usai melintasi garis finis. "Puncture itu sangat disayangkan, tapi saya pikir posisi kelima adalah hasil maksimal yang bisa kami raih hari ini."

ADVERTISEMENT

Meskipun merasa puas dengan penyelamatan poin penting tersebut, ia tidak menutup mata terhadap masalah kecepatan dasar mobil yang sebelumnya juga dikeluhkan oleh rekan setimnya, Lando Norris. Menurutnya, McLaren membutuhkan peningkatan aerodinamika yang signifikan jika ingin terus kompetitif melawan Red Bull dan Mercedes pada sisa balapan menuju seri Amerika Serikat.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU