Alex Dunne menjelma sebagai bintang di Feature Race pertama Formula 2 Azerbaijan. Pembalap Irlandia itu mengubah pole position menjadi kemenangan dominan, sekaligus menyalakan kembali asa juaranya di sisa musim 2026. Rekan setimnya di RODIN Motorsport, Martinius Stenshorne, finis kedua untuk melengkapi podium 1-2 tim, sementara Dino Beganovic menutup podium di posisi ketiga.
Sejak sesi kualifikasi hari Kamis, RODIN memang tampil sebagai tim yang paling ditakuti. Dunne mengamankan pole, dan Stenshorne melengkapi barisan depan. Di belakang mereka, Noel Leon dari Campos Racing berada di posisi ketiga, mengintai peluang podium. Sementara itu, para penantang gelar seperti Rafael Camara dan Nikola Tsolov harus puas start dari posisi kelima dan kesepuluh, sementara Gabriele Mini mengalami sesi kualifikasi yang buruk dan memulai balapan dari urutan ke-14.
Balapan sempat diwarnai drama sebelum start. Sebastian Montoya dari PREMA tidak bisa mengikuti balapan setelah mengalami kecelakaan saat lap reconnaissance menuju grid. Hanya 21 mobil yang akhirnya mengambil start. Ketika lampu padam, Dunne melesat sempurna, langsung mengubah pole menjadi keunggulan di tikungan pertama. Stenshorne di belakangnya sempat kesulitan dan terancam oleh Leon, namun pembalap Norwegia itu mampu mempertahankan posisinya. Di belakang, Hiyu Yamakoshi mengalami stall dan terlempar ke belakang.

Memasuki lap keempat, Dunne sudah membuka jarak dari rekan setimnya dan terus mencatatkan lap tercepat. Yang tak kalah penting, Camara dan Tsolov perlahan bangkit. Camara naik ke posisi keempat, sedangkan Tsolov ke posisi kedelapan. Pit stop pertama dimulai pada lap ketujuh. Tsolov, yang memakai ban super-soft, masuk pit lebih dulu. Namun, pit stop lambat dari Campos membuatnya kembali ke lintasan di belakang rombongan. Lebih buruk lagi, ia mendapat penalti lima detik karena pelanggaran di pit lane.
Camara terus melaju. Pada lap ketujuh ia melewati Leon dan langsung membidik duo RODIN. Ia kemudian naik ke posisi kedua setelah Stenshorne masuk pit. Namun, drama kembali terjadi pada lap kedelapan ketika Mari Boya berhenti di lintasan, memicu Safety Car. Duo pemimpin, Dunne dan Camara, memanfaatkan momen netralisasi untuk melakukan pit stop. Pada lap ke-12, Ollie Goethe memimpin rombongan kembali ke kondisi balapan, dengan Dunne menempel ketat. Pembalap Irlandia itu sempat mencoba menyalip di sisi luar tikungan pertama, tetapi belum berhasil dan tetap di posisi kedua. Camara mengalami restart yang sulit, posisinya melorot.
Balapan belum berakhir. Di sisa lap, Dunne terus mengendalikan keadaan dan melesat menuju garis finis. Kemenangan ini adalah yang pertama bagi Dunne di musim 2026 dan menjadi suntikan moral besar bagi RODIN Motorsport. Dengan hasil ini, persaingan gelar semakin memanas, terutama karena Tsolov harus puas finis di luar zona poin setelah penalti dan pit stop yang buruk. Camara juga gagal memaksimalkan peluangnya setelah restart yang buruk.
Bagi Dunne, kemenangan ini mengangkat posisinya di klasemen pembalap dan mempertegas statusnya sebagai penantang serius. RODIN Motorsport sendiri membuktikan bahwa mereka memiliki paket yang kompetitif untuk bersaing di sirkuit jalanan Baku yang menantang. Sementara itu, tim-tim rival seperti Campos Racing dan PREMA harus segera melakukan evaluasi jika ingin tetap bersaing di sisa musim.
Feature Race kedua akan digelar tidak lama lagi, dan para pembalap dipastikan akan kembali memberikan pertarungan sengit. Akankah Dunne kembali mendominasi, ataukah para rivalnya mampu bangkit? Kita tunggu saja.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!