Ai Ogura mengungkapkan masalah feeling bagian depan motornya menjadi faktor utama yang membuatnya gagal mengonversi pole position perdana menjadi kemenangan pada Sprint MotoGP Brno 2026. Pembalap Trackhouse Aprilia itu harus puas finis kedua setelah tidak mampu menyalip Pecco Bagnaia sepanjang balapan 10 lap.
Ogura mencatat sejarah pada Sabtu dengan menjadi pembalap Jepang termuda yang meraih pole position di kelas MotoGP setelah memecahkan rekor lap saat sesi kualifikasi di Brno. Namun keunggulan satu putaran tersebut tidak mampu diterjemahkan menjadi kemenangan sprint setelah kehilangan posisi terdepan saat start.
Meski meraih podium sprint pertamanya di MotoGP, Ogura mengaku tidak sepenuhnya puas dengan performanya. Ia menjelaskan bahwa karakter motor pada bagian depan tidak memberikan respons yang sesuai ekspektasi akibat kondisi lintasan, meskipun tim tidak melakukan perubahan besar pada setelan motor sepanjang akhir pekan.

"Happy about the result, not the performance."
"The front feeling wasn’t what I expected. Just from the conditions. We didn’t touch so much on the bike."
Secara strategis, Ogura menjadi satu-satunya pembalap di tiga besar yang menggunakan ban belakang medium. Meski demikian, ia tetap menilai pilihan tersebut merupakan keputusan terbaik untuk paket motor Aprilia miliknya. Keunggulan grip pada fase akhir balapan tidak cukup untuk menciptakan peluang menyalip karena Bagnaia tampil tanpa kesalahan sepanjang sprint.
"What I could do was just wait for a mistake from Pecco, and he didn’t make any mistakes. So, that’s it."
Ogura juga mengakui start menjadi titik krusial yang mengubah jalannya sprint. Setelah beberapa kali melakukan simulasi start sepanjang akhir pekan, ia menyebut peluncuran motornya saat sprint sebagai salah satu yang terburuk. Kehilangan posisi sejak tikungan pertama membuatnya harus menghabiskan seluruh balapan di belakang pembalap Ducati tersebut tanpa peluang nyata untuk menyerang.
Pembalap Jepang itu akan kembali memulai Grand Prix utama dari pole position pada Minggu. Catatan tersebut juga menjadikannya pembalap Jepang pertama yang start dari pole di MotoGP sejak Takaaki Nakagami melakukannya pada Grand Prix Teruel 2020. Meski mencatat sejarah sebagai polesitter Jepang termuda di MotoGP, Ogura merespons pencapaian tersebut dengan santai dan memilih fokus pada peluang meraih hasil lebih baik pada balapan utama.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!