SPONSORED

Acosta Sebut Manuver Salip Bezzecchi di Aragon Terasa Mudah

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Acosta Sebut Manuver Salip Bezzecchi di Aragon Terasa Mudah
TO NEWS OVERVIEW
Pedro Acosta in parc ferme after finishing second in the 2026 Aragon MotoGP. © Gold & Goose

Pedro Acosta mengunci posisi kedua di MotoGP Aragon dengan sebuah manuver menakjubkan di luar garis balap saat melewati Marco Bezzecchi. Namun, pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu justru menyebut aksinya terasa “mudah” berkat keunggulan kecepatan yang ia miliki.

Start dari posisi keempat, Pedro Acosta sempat tertahan di belakang Marc Marquez yang kehilangan momentum akibat ride height device belakangnya aktif kembali saat memasuki tikungan kedua. Insiden itu membuat Marquez melambat dan kehilangan posisi dari Bezzecchi serta Jorge Martin.

Bezzecchi memimpin pada lap-lap awal, tetapi Marquez dan Acosta sukses melewati Martin dan mulai mengejar pemimpin balapan. Pada lap keenam, Marquez mencoba menyalip Bezzecchi di tikungan 15, tetapi keduanya kehilangan traksi saat keluar tikungan. Turbulensi dari motor masing-masing membuat mereka goyah di lintasan menuju tikungan 16, dan di situlah Acosta melihat celah.

Jorge Martin Akui Sulit di Aragon: Grip Jadi Masalah Utama
Baca JugaJorge Martin Akui Sulit di Aragon: Grip Jadi Masalah Utama

Saat Bezzecchi terjebak di sisi dalam Marquez yang berada di jalur kotor, Acosta mengerem lebih dalam dan melesat melewati sisi luar. Sebuah manuver yang tampak spektakuler dari luar, tetapi bagi Acosta, kecepatan berlebih yang ia bawa menjelang tikungan 16 membuat segalanya terasa sederhana.

ADVERTISEMENT

“Itu momen saya untuk mencoba mengejar Marc dan Marco dan berkendara bersama mereka,” ujar Acosta dalam konferensi pers usai balapan. “Mereka berdua ada di sisi kiri, saya dapat slipstream, dan saya langsung ke kanan. Posisi saya pas, meski harus sedikit melewati kerb. Itu manuver yang mudah, menurut saya, untuk kecepatan yang saya bawa.”

Acosta finis kedua, tetapi ia sadar Marquez kemungkinan besar masih punya cadangan tenaga di lap-lap akhir. “Marco tampil luar biasa di awal balapan, Marc berusaha keras mengejarnya. Saya hanya mencoba mengikuti ritme. Saya tahu Marc akan keluar di akhir balapan karena dari belakang dia terlihat santai. Kami tidak finis terlalu jauh, tapi masih ada pekerjaan rumah,” pungkasnya.

Dengan hasil ini, Acosta menunjukkan progres signifikan bersama KTM, meski ia mengakui masih ada celah untuk ditingkatkan demi bersaing ketat dengan para rider terdepan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU