Menyongsong seri penultimo Kejuaraan Dunia Ketahanan FIA WEC 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Alessandro Pier Guidi tidak menutupi realitas pahit yang dihadapi oleh kubu Ferrari. Bersama rekan setimnya di kokpit 499P nomor 51, ia tertinggal 30 poin dari puncak klasemen pembalap saat total poin maksimal yang tersisa tinggal 52 angka jelati seri Catalunya dan final di Monza.
Situasi tersebut membuat kans mempertahankan gelar juara dunia terlihat semakin sempit. Menurut pembalap asal Italia tersebut, format durasi balapan musim ini turut mempersempit ruang untuk mengejar ketertinggalan poin yang krusial bagi tim pabrikan asal Maranello ini.
"No, quello che ha detto James e la realta dei fatti, specialmente avendo di fatto ridotto di una gara il campionato," ujar Pier Guidi saat ditemui di paddock Catalunya. Ia menegaskan bahwa masalah utama bukan sekadar selisih angka, melainkan banyaknya rival yang berada di antara posisi mereka dan sang pemimpin klasemen.

Kekecewaan terbesar tim berlogo Kuda Jingkrak ini berasal dari insiden tak terduga yang merugikan di COTA. Masalah pada pit stop ketika mereka sedang memimpin jalannya balapan telah memupus potensi perolehan poin masif, ditambah hasil kurang maksimal sebelumnya di Spa-Francorchamps.
Memasuki latihan bebas hari Jumat di lintasan Catalunya yang terkenal abrasif, fokus utama tim adalah memahami karakter aspal baru serta meracik strategi terbaik demi mengamankan hasil optimal sebelum tirai musim 2026 resmi ditutup.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!