Max Verstappen langsung menggebrak di sesi latihan bebas pertama (FP1) Formula 1 Grand Prix Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang. Pembalap Red Bull itu mencatatkan waktu tercepat 1 menit 37,520 detik, unggul 0,383 detik atas George Russell dari Mercedes. Ini adalah kali pertama F1 kembali ke Malaysia setelah terakhir kali menggelar balapan di sini pada 2017, dan Verstappen, yang saat itu menjadi pemenang terakhir di Sepang, seolah ingin mengulang sejarah.
Di bawah langit Malaysia yang terik, sesi berlangsung sengit. Isack Hadjar melengkapi kejutan dengan menempatkan dua mobil Red Bull di tiga besar, finis ketiga. Charles Leclerc (Ferrari) dan Kimi Antonelli (Mercedes) melengkapi lima besar, dengan Leclerc menjadi pembalap terakhir yang berada dalam jarak satu detik dari waktu Verstappen. Sementara itu, Lewis Hamilton, yang juga pernah menang di sirkuit ini, harus puas di posisi keenam, terpaut lebih dari satu detik.
Bagi sebagian besar pembalap, ini adalah pengalaman pertama mereka mengaspal di Sepang. Tak heran, beberapa kali mereka melebar dan berjuang melawan grip yang minim akibat permukaan lintasan yang berdebu. Degradasi ban tinggi juga menjadi topik hangat sepanjang sesi. Pierre Gasly tampil mengesankan dengan menempatkan Alpine di posisi ketujuh, diikuti duet Racing Bulls, Liam Lawson dan Arvid Lindblad, di posisi delapan dan sembilan. Nico Hulkenberg menutup sepuluh besar, sementara duet McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, harus puas di posisi 11 dan 12.

Sejak awal sesi, hampir semua pembalap langsung turun ke lintasan, kecuali Russell. Tim-tim berusaha mengumpulkan data sebanyak mungkin di sirkuit yang sudah lama absen dari kalender F1. Ban medium menjadi pilihan populer di awal, meski Verstappen, Hadjar, Lindblad, dan Franco Colapinto nekat memakai ban soft. Antonelli sempat mencatat waktu terbaik pertama dengan 1 menit 40,137 detik, namun Verstappen langsung merespons dan terus memperbaiki waktunya hingga 1 menit 38,883 detik.
Grip masih menjadi kendala utama. Hadjar sempat melebar di tikungan terakhir, dan beberapa pembalap lain juga kesulitan. Russell, yang memulai programnya dengan ban medium, perlahan bangkit dan menjadi penantang terdekat Verstappen. Ia bahkan hanya terpaut 0,049 detik dari Verstappen meski menggunakan kompon yang lebih keras. Lindblad juga menunjukkan kecepatan menjanjikan dengan menempati posisi ketiga sementara menggunakan ban soft.
Memasuki pertengahan sesi, perhatian beralih ke simulasi kualifikasi. Russell menjadi yang pertama melesat dengan 1 menit 37,903 detik, sebelum Hadjar mendekat dalam jarak empat persepuluh detik. Verstappen kemudian merespons dengan lap 1 menit 37,520 detik yang membawanya ke puncak. Ferrari menyusul, dengan Leclerc dan Hamilton masing-masing ke posisi empat dan enam, sementara Antonelli di antara mereka. McLaren memilih pendekatan berbeda, mengevaluasi konfigurasi sayap belakang pada kedua mobilnya daripada mengejar waktu terbaik. Piastri dan Norris hanya terpaut 0,017 detik, namun keduanya berada di luar 10 besar sebelum Gasly dan Hulkenberg memperbaiki waktu di akhir sesi.
Fernando Alonso harus puas di posisi 14, di belakang Gabriel Bortoleto, sementara Esteban Ocon dan pembalap lainnya masih berjuang mencari ritme. Dengan hasil ini, Verstappen memberikan sinyal kuat bahwa Red Bull siap mendominasi akhir pekan di Malaysia, tetapi persaingan di belakangnya masih sangat terbuka.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!