Toprak Razgatlioglu menutup sesi sprint GP Jepang di posisi ke-17. Meski tertinggal cukup jauh dari grup depan, sang juara WorldSBK merasakan kemajuan berarti dalam adaptasinya di kelas premier.
Pembalap Pramac Yamaha ini sempat terlempar ke area gravel di Tikungan 1 menjelang akhir lomba. Ia mengakui bahwa kendala pengereman masih menjadi batu sandungan utama sepanjang akhir pekan ini.
"Kemarin saya merasakan terlalu banyak penguncian pada rem, dan hari ini kami memperbaiki bagian awalnya tetapi kehilangan di bagian kedua," ujar Toprak kepada media. Ia juga menyebutkan batas elektronik motor yang masih menuntut penyesuaian gaya balap.

Terbiasa dengan motor berbasis produksi massal membuat proses transisi ke mesin prototipe MotoGP tidak pernah mudah. Namun, data dari sesi sprint di Motegi memberi secercah harapan untuk balapan utama hari Minggu.
"Saya belajar sesuatu karena sekarang saya paham bahwa mungkin untuk mengelola motor saat melakukan pengereman," pungkasnya optimis menatap balapan panjang.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!