SPONSORED

Tgh Hormati Mike Burgmann di Bathurst Lewat Aksi Mulia

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Tgh Hormati Mike Burgmann di Bathurst Lewat Aksi Mulia
TO NEWS OVERVIEW
Richard Mork's bonnet for Bathurst features a touching tribute to Mike Burgmann. Image: Richard Gresham

Empat dekade setelah tragedi yang merenggut nyawa pembalap legendaris Mike Burgmann di ajang Great Race, dunia balap Australia kembali mengenang sosoknya dengan cara yang sangat menyentuh. Pada akhir pekan balap yang sarat emosi ini, garasi tim kedatangan inisiatif luar biasa yang digagas untuk mengubah cara pandang komunitas terhadap kesehatan mental di lintasan. Semangat kebersamaan paddock kini berpadu dengan misi kemanusiaan yang mendalam di sirkuit ikonis Mount Panorama.

Melalui kemitraan khusus bersama RaceMind Australia, sebuah yayasan amal yang didirikan oleh putri Burgmann yakni Jade bersama pasangannya Gavin, sebuah penghormatan abadi disematkan pada kendaraan balap. Mobil Toyota Hilux bernomor 79 milik Mork akan membawa gambar menyentuh dari mobil Commodore milik Burgmann yang turun bertanding pada edisi tahun 1986 silam. Inisiatif ini menandai peluncuran resmi The Australian Motorsports Mental Health Foundation ke tengah kancah balap nasional.

Bagi Jade, peringatan 40 tahun kepergian ayahnya tidak sekadar menjadi momen untuk merenungkan duka masa lalu, melainkan sebuah panggilan untuk memperbaiki masa depan keselamatan emosional para pelaku balap. Dilansir dari Speedcafe, ia mengungkapkan betapa pentingnya arti sirkuit ini bagi keluarganya. "Bathurst akan selalu menjadi tempat yang sangat krusial bagi keluarga kami," ujarnya. Ia menambahkan bahwa peringatan empat dekade ini harus mewakili sesuatu yang positif dan berorientasi ke depan, yaitu merawat orang-orang di balik kemudi, helm, dan nomor balap.

Tribute to Mike Burgmann 40 Years After Bathurst Tragedy
Read AlsoTribute to Mike Burgmann 40 Years After Bathurst Tragedy

Jade juga menyoroti bagaimana solidaritas mekanis di dalam paddock harus disetarakan dengan kepedulian psikologis antarindividu. "Orang-orang motorsport sangat hebat dalam saling menjaga ketika ada masalah mekanis. Jika seseorang butuh alat, suku cadang, atau bantuan tangan, orang-orang langsung turun tangan. Kami ingin mengecek kondisi orang yang berdiri di samping Anda menjadi hal yang sama lumrahnya," tegasnya mengenang hari terburuk dalam sejarah keluarganya empat puluh tahun silam.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, bagi Mork sendiri, kesempatan mengenang sang akuntan Australian Racing Drivers' Club ini hadir di penghujung karier balapnya di kejuaraan V8 SuperUte Series. Pemilik nomor 79 tersebut berencana untuk pensiun dari ajang ute setelah putaran di Gold Coast. Menjelang usianya yang menginjak 80 tahun tahun depan, ia merasa sudah saatnya menyerahkan tongkat estafet kepada para pembalap muda yang jauh lebih cepat, menjadikan tribut emosional bersama RaceMind Australia ini sebagai babak penutup yang tak terlupakan di kancah motorsport.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU