Kabar gembira datang dari paddock Formula 2. Pembalap junior Ferrari, Tuukka Taponen, dipastikan akan melangkah ke FIA Formula 2 pada musim 2027 bersama ART Grand Prix, tim yang sudah ia bela di FIA Formula 3 pada 2025 silam.
Keputusan ini menandai reuni antara Taponen dan tim Prancis tersebut. Sebelumnya, Taponen sempat mengalami paruh musim pertama yang sulit bersama MP Motorsport di F3. Namun, ia bangkit luar biasa di paruh kedua, menutup musim dengan kemenangan perdananya di feature race Madrid. Dua podium lain dan dua pole position membuatnya sukses menyalip rival-rivalnya dan merebut posisi ketiga dalam klasemen di putaran final.
Perjalanan Taponen di F3 bersama ART Grand Prix pada 2025 tidak bisa dibilang mudah. Meski merupakan musim rookie, ia berhasil naik podium tiga kali dan finis di urutan kesembilan. Sebelumnya, ia juga sempat tampil sekali untuk tim di Spa-Francorchamps pada 2024. Sebelum F3, Taponen menorehkan prestasi di Formula Regional bersama R-ace GP, memenangkan kejuaraan Middle East dan finis ketiga di Eropa di belakang Rafael Camara dan James Wharton.

“ART adalah tim yang saya kenal baik, dan saya tahu bagaimana cara kerja mereka,” ujar Taponen. “Mobil baru akan diperkenalkan di F2 musim depan dan akan ada perubahan regulasi yang membuat persaingan lebih merata. Saya yakin kami punya peluang bagus untuk langsung bersaing di posisi teratas.”
Kembalinya Taponen ke ART juga disambut hangat oleh tim. Prinsipal tim, Sebastien Philippe, menyatakan bahwa fondasi yang sudah terbangun membuat mereka bisa langsung fokus pada performa dan pengembangan mobil. “Kami sudah selangkah lebih maju, memiliki fondasi yang solid dan hubungan yang kuat di masa lalu. Ini memungkinkan kami untuk fokus sepenuhnya, sejak awal, pada performa dan pengembangan mobil,” kata Philippe.
Meski saat ini ART baru berada di peringkat keenam klasemen tim setelah Baku, kecepatan dasar mereka sebenarnya menjanjikan. Kush Maini berhasil meraih pole position di Miami dan Budapest, menunjukkan potensi yang belum sepenuhnya tercermin dalam perolehan poin. Dengan regulasi baru dan mobil generasi terbaru di F2 musim 2027, ART berharap dapat kembali bersaing di jajaran terdepan.
Bagi Taponen, langkah ke F2 adalah batu loncatan penting menuju mimpinya: Formula 1. Dengan dukungan Ferrari dan tim yang sudah ia kenal, ia optimis bisa segera beradaptasi. “Saya percaya akan mendapatkan dukungan yang saya butuhkan dari tim untuk mengambil langkah berikutnya dan mengejar tujuan saya mencapai Formula 1,” tambahnya.
Saat ini, Taponen menjadi pembalap ketiga yang dikonfirmasi untuk F2 2027, setelah Freddie Slater di Invicta Racing dan James Wharton di Trident. Masih ada banyak kursi yang belum terisi, dan bursa pembalap musim depan diprediksi akan semakin panas.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!