Sirkuit Zandvoort mungkin bukan tempat terbaik untuk format sprint, dan balapan singkat Sabtu itu membuktikannya. Tidak banyak aksi, hanya satu overtake berarti, dan banyak wajah datar di paddock. Namun di tengah kebosanan itu, George Russell muncul sebagai pemenang, mengonversi pole position menjadi kemenangan sprint pertamanya musim ini.
Pembalap Mercedes itu memimpin dari awal hingga akhir, finis 1,3 detik di depan Charles Leclerc dari Ferrari. Sementara itu, Lando Norris harus puas di posisi ketiga setelah bertahan dari tekanan Kimi Antonelli yang tampil impresif di posisi keempat.
Satu-satunya momen overtake terjadi di lap 18, ketika Leclerc menyalip Norris di lintasan lurus utama. Strategi Ferrari untuk memakai ban soft pada mobil nomor 16—keputusan yang hanya diikuti oleh Oliver Bearman—terbukti jitu. Leclerc mampu menghemat baterai di tikungan-tikungan Zandvoort dan melepaskan semuanya saat keluar dari tikungan terakhir.

Di belakang mereka, Oscar Piastri finis kelima, diikuti Max Verstappen yang kesulitan dengan Red Bull-nya di posisi keenam. Lewis Hamilton kembali tampil anonim, hanya mampu finis ketujuh, tertinggal lebih dari 12 detik dari pemenang. Ini menjadi sinyal buruk bagi Ferrari yang berharap banyak dari sprint ini untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Dengan hasil ini, Russell memperkuat posisinya di puncak klasemen sementara, sementara Norris dan Leclerc terus saling kejar. Balapan utama Minggu nanti akan menjadi penentu, dan tim-tim akan menganalisis data sprint ini untuk mencari celah. Akankah Verstappen bangkit di depan publiknya sendiri? Semua mata akan tertuju padanya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!