Peluang emas kini berada di hadapan bintang muda Kimi Antonelli yang berpotensi menorehkan sejarah gemilang pada musim keduanya di ajang Formula 1. Jika pemuda asal Italia tersebut mampu mengunci gelar juara dunia di Sirkuit Americas nanti, ia dipastikan akan memecahkan rekor prestisius sebagai juara dunia termuda sepanjang masa.
Berdasarkan hitungan matematis klasemen saat ini, Kimi Antonelli memimpin puncak klasemen dengan koleksi 340 poin. Rekan setimnya di kubu panah perak, George Russell, berada di posisi kedua dengan 238 poin, sementara jagoan Ferrari Lewis Hamilton menguntit di tempat ketiga dengan raihan 229 poin.
Skenario perebutan gelar juara di Austin mengharuskan sang pemimpin klasemen meraih kemenangan, sementara George Russell finis di posisi kesembilan atau lebih rendah, serta Lewis Hamilton finis kelima atau lebih buruk demi mengunci titel lebih cepat.

Saat balapan di Austin berlangsung, usia sang pembalap baru menginjak 20 tahun dan 61 hari, sebuah pencapaian fenomenal yang akan melampaui rekor Sebastian Vettel saat mengamankan gelar perdananya di Abu Dhabi pada usia 23 tahun dan 134 hari.
Selain rekor termuda, kesuksesan ini juga akan mengakhiri puasa gelar selama 73 tahun bagi Italia sejak era kejayaan Alberto Ascari, sekaligus menjadikannya pembalap kelahiran tahun 2000-an pertama yang meraih mahkota juara dunia Formula 1.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!