Max Verstappen akan tampil beda di Grand Prix Belanda akhir pekan ini. Red Bull telah menyiapkan baju balap edisi khusus untuk pembalap andalannya itu, sekaligus menjadi momen perpisahan yang emosional di sirkuit Zandvoort.
Ini menjadi penampilan terakhir Max Verstappen di ajang Formula 1 di tanah kelahirannya, setelah GP Belanda resmi dihapus dari kalender mulai musim depan. Pembalap berusia 28 tahun itu tentu ingin mengucapkan selamat tinggal dengan cara manis di depan publik sendiri.
Seperti dilansir dari Motorsport Week, Red Bull juga telah merilis desain khusus untuk helm Verstappen yang terinspirasi dari Belanda dan karakter sirkuit Zandvoort. Kini giliran baju balap yang mendapat sentuhan spesial, dengan aksen oranye yang dominan.

Warna oranye itu bukan tanpa alasan. Itu adalah penghormatan kepada 'Orange Army', julukan para penggemar setia Belanda yang tak pernah berhenti mendukung Verstappen dan Red Bull sepanjang kariernya di F1. Nuansa itu juga menjadi simbol perpisahan yang pas untuk atmosfer tribun yang selalu riuh.
Zandvoort memang punya kenangan manis bagi Verstappen. Ia berhasil meraih kemenangan tiga tahun beruntun sejak 2021 hingga 2023, dan selalu naik podium setiap kali GP Belanda digelar setelah kembali ke kalender pada 2021. Catatan itu tentu ingin diperpanjang di musim perpisahan ini.
Tak hanya Verstappen, rekan setimnya di Red Bull, Isack Hadjar, juga akan mengenakan baju balap spesial yang sama. Hadjar sendiri punya kenangan indah di Zandvoort, karena meraih podium pertamanya di F1 di sirkuit ini musim lalu bersama Racing Bulls.
Dengan balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Agustus, GP Belanda akan menjadi pembuka paruh kedua musim F1 2026 yang dinanti. Semua mata akan tertuju pada Verstappen, yang ingin menutup babak kandangnya dengan sempurna.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!