Oliver Solberg hampir saja menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah reli dunia pada seri penutup WRC di Sardinia. Memulai reli gravel tersebut dari posisi ketiga klasemen, pemuda muda asal Swedia ini menjelma sebagai penantang serius gelar juara dunia menghadapi pereli andalan Toyota, Elfyn Evans.
Pertarungan gelar juara dunia harus ditentukan hingga Power Stage terakhir musim ini dengan skenario yang sangat jelas. Solberg unggul secara catatan waktu split di trek, namun ia mengalami insiden jelang garis finis yang membuat asa juara dunia buyar seketika.
Petter Solberg selaku ayah sekaligus legenda WRC yang memantau langsung dari pinggir pantai tak bisa menyembunyikan rasa syoknya. Meski sang anak sukses memenangi reli penutup tersebut, kegagalan merengkuh titel dunia di tikungan-tikungan akhir meninggalkan luka mendalam bagi kubu keluarga Solberg.

Di balik kekecewaan tersebut, dukungan mengalir deras, termasuk pesan emosional dari mantan rival abadi yakni Sebastien Loeb yang meminta sang junior untuk segera bangkit. Di sisi lain, Petter juga melontarkan tuduhan tajam mempertanyakan performa Sebastien Ogier yang dinilai sengaja mengendurkan kecepatan demi mengamankan poin bagi rekan setimnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!