SPONSORED

Peta Kekuatan Moto3 2027: Wajah Baru, Pertarungan Kursi, dan Favorit Juara

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Peta Kekuatan Moto3 2027: Wajah Baru, Pertarungan Kursi, dan Favorit Juara
TO NEWS OVERVIEW
Auch 2027 werden 26 Moto3-Piloten in die WM geschickt© Gold and Goose

Persaingan di kelas ringan Kejuaraan Dunia Grand Prix mulai menemukan bentuknya seiring dengan pergerakan bursa transfer pembalap. Regulasi baru menetapkan bahwa grid Moto3 musim mendatang akan tetap diisi oleh 26 pemenang muda berbakat, dengan batas usia minimal 18 tahun, kecuali bagi mereka yang sukses finis di posisi tiga besar Red Bull MotoGP Rookies Cup atau Kejuaraan Dunia Junior.

Situasi menarik terjadi di garasi CF-Moto-Aspar yang berada dalam posisi istimewa setelah mendominasi jalurnya. Tim milik Jorge Martinez ini sudah mengamankan jasa Marco Morelli, sementara satu kursi tersisa diperebutkan oleh talenta-talenta dari kejuaraan junior mereka. Di sisi lain, skuad asal Jerman Intact GP memastikan langkah solid dengan mengandalkan susunan pembalap baru yang diisi oleh Jesus Rios dan Fernando Bujosa untuk menggantikan formasi sebelumnya.

Perubahan besar juga dilakukan oleh skuad Red Bull KTM Ajo yang mendatangkan Rico Salmela dari tim satelit Tech3 untuk berduet dengan Brian Uriarte. Berkat penampilan impresifnya yang diwarnai kemenangan serta bercokol di papan atas klasemen, pemuda Spanyol tersebut langsung dijagokan sebagai kandidat terkuat perebutan gelar juara dunia musim depan.

Moto3 2027 Grid Shift: Rookies, Transfer Battles, and Title Favorites
Read AlsoMoto3 2027 Grid Shift: Rookies, Transfer Battles, and Title Favorites

Upaya penjegalan dominasi pabrikan lain datang dari kubu MSi yang mempercayakan motornya kepada Hakim Danish dan Valentin Perrone, sebelum sang pembalap promosi ke Moto2 pada tahun berikutnya. Sementara itu, Leopard Racing memilih merombak total line-up mereka dengan merekrut Leonardo Zanni dan David Gonzalez demi mencari peruntungan baru di atas mesin Honda.

ADVERTISEMENT

Kompetisi dipastikan semakin ketat tatkala tim MTA Racing menurunkan Benat Fernandez bersama satu-satunya wakil penjelajah asal Jerman, Leo Rammerstorfer. Dilansir dari Speedweek, dinamika paddock kelas pencetak bintang ini membuktikan bahwa regenerasi talenta muda tengah berada dalam fase paling kompetitif menjelang bergulirnya musim baru.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU