Sergio Perez tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya. Pembalap Cadillac itu mengaku nyaris mengalami kecelakaan hebat dengan Liam Lawson dari Racing Bulls di Grand Prix Baku. Baginya, kondisi mobil F1 2026 saat ini sudah berada di ambang batas berbahaya.
Insiden di Baku menjadi pemicu. Perez sedang bertahan dari tekanan Lawson ketika perbedaan deployment tenaga antara kedua mobil membuat selisih kecepatan melonjak drastis. "Saya hampir mengalami tabrakan hebat dengan Lawson saat bertahan, karena perbedaan deployment dan tenaga antar mesin terlalu berbahaya," ujarnya.
Ia pun tak ragu menyuarakan kekhawatiran yang lebih besar. "Saya takut sesuatu yang buruk akan segera terjadi jika kita tidak melakukan perubahan pada regulasi," tegas Perez. Pernyataan ini menjadi alarm bagi FIA dan F1 yang tengah berupaya menyeimbangkan performa mesin era baru.

Sebelumnya, kecelakaan Oliver Bearman di GP Jepang telah menjadi panggilan bangun. FIA dan F1 pun memperkenalkan perubahan aturan untuk menekan taktik lift-and-coast yang menyebabkan perbedaan kecepatan ekstrem antara mobil yang mengejar dan yang memimpin. Meski begitu, Perez menilai perbaikan itu belum cukup.
Cadillac, tim yang didukung General Motors, baru bergabung sebagai tim pelanggan dengan menggunakan mesin Ferrari. Sayangnya, unit tenaga Ferrari masih tertinggal dari Mercedes dan Red Bull. Kondisi ini menempatkan Perez dan rekan setimnya, Valtteri Bottas, dalam situasi riskan di lintasan.
"Saya berharap mereka bisa menutup celahnya," tambah Perez. "Karena saat ini Mercedes dan Red Bull memiliki mesin yang sangat kuat, dan mereka bisa menyalip di tempat-tempat di mana deployment kami sangat buruk. Perbedaan kecepatannya terlalu berbahaya."
Hingga menjelang GP Bahrain di Sirkuit Internasional Sepang, Perez dan Cadillac masih berjuang meraih poin pertama mereka di musim 2026. Tekanan untuk tampil kompetitif semakin besar, tetapi keselamatan tetap menjadi prioritas utama.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!