SPONSORED

Pajari Akui Kelemahan di Super Sunday Bisa Menentukan Gelar WRC

Notifikasi
Edeh Cupe
Edeh Cupe
0
Pajari Akui Kelemahan di Super Sunday Bisa Menentukan Gelar WRC TO NEWS OVERVIEW
Sami Pajari. Photo: TGR WRT/McKlein

Sami Pajari mengakui bahwa performanya di Super Sunday menjadi satu-satunya area yang harus ia benahi jika ingin merebut gelar juara dunia WRC musim ini. Pebalap Toyota asal Finlandia itu kini duduk di posisi kedua klasemen dengan selisih 30 poin dari rekan setimnya, Elfyn Evans, dengan empat ronde tersisa.

Meski ketertinggalan itu masih bisa dikejar—mengingat maksimal 35 poin tersedia dalam satu reli—Pajari sadar bahwa pola poinnya di hari Minggu menjadi biang keladi. Sepanjang musim, ia hanya mengoleksi 26 poin Super Sunday, sementara Evans tampil superior dengan 69 poin. Artinya, seluruh keunggulan Evans atas Pajari di klasemen bisa dijelaskan dari performa di hari penutup reli tersebut.

“Saya kira itu memang benar,” ujar Pajari mengakui kelemahannya. Dalam Rally Finlandia pekan lalu, ia memilih bermain aman untuk mengamankan kemenangan kandang pertamanya, dan hanya mendapat dua poin bonus di hari Minggu. Sebaliknya, Evans yang tampil agresif mengemas sembilan poin, memangkas jarak secara signifikan.

Pajari Admits Super Sunday Must Improve in WRC Title Fight
Read AlsoPajari Admits Super Sunday Must Improve in WRC Title Fight

Keputusan Pajari untuk tidak memaksakan diri di hari terakhir memang bisa dipahami. Ia mengingat bagaimana Kalle Rovanpera kehilangan kemenangan di Finlandia dua tahun lalu karena terjebak di hari final. “Meski ini reli kandang dan kami seharusnya mengenal jalurnya, ada banyak variabel. Saya ingin bermain aman,” jelasnya, sembari mengakui bahwa poin bonus itu sangat berharga.

ADVERTISEMENT

Dengan empat ronde tersisa, termasuk kemungkinan final di Arab Saudi yang masih diragukan karena situasi keamanan, persaingan gelar semakin menarik. Selain Evans dan Pajari, pebalap Toyota lainnya, Takamoto Katsuta dan Oliver Solberg, juga masih berpeluang. Namun Evans memegang kendali penuh.

Pajari menegaskan bahwa ia tidak akan mengubah pendekatannya secara drastis. “Senang bisa terlibat dalam pertarungan ini, dan kami punya peluang realistis. Tapi kami tidak akan mengubah cara kami,” tegasnya. Pertanyaannya kini: apakah ia berani mengambil risiko lebih besar di hari Minggu untuk mengejar Evans?

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU