Setelah sukses dengan F1: The Movie, Netflix kembali menggoda para pecinta balap dengan proyek film fiksi yang terinspirasi dari MotoGP. Kabar ini mencuat setelah Deadline melaporkan bahwa raksasa streaming itu menjalin kemitraan kreatif dengan aktor Hollywood Alan Ritchson, yang namanya melejit lewat serial Reacher di Amazon Prime.
Proyek pertama dari kolaborasi ini adalah film thriller perampokan yang belum diberi judul, dengan dunia MotoGP sebagai latar belakangnya. Ritchson, yang juga dikenal lewat perannya di The Hunger Games dan Fast & Furious, akan menjadi bintang utama sekaligus produser melalui perusahaannya, Dancing Skeleton. Skenarionya dipercayakan kepada Chris Morgan, penulis yang sukses menghidupkan kembali waralaba Fast & Furious dengan tujuh film sejak Tokyo Drift.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi para penggemar MotoGP. Setelah sekian lama hanya menikmati aksi di lintasan, kini mereka akan disuguhkan cerita fiksi yang menjanjikan adrenalin. Dan kabar baiknya, proyek ini mendapat dukungan penuh dari MotoGP. MotoGP melalui MotoGP Sports Entertainment Group (sebelumnya Dorna) telah menandatangani kesepakatan untuk menjadi penasihat dan berkolaborasi dalam pengembangan film ini.

Bayangkan sensasi Fast & Furious dengan motor balap. Itulah gambaran yang ditawarkan proyek ini. Plot awalnya berkisar pada geng pencuri motor yang mencuri benda-benda antik bernilai tinggi di seluruh dunia. Interpol kemudian merekrut mantan pembalap MotoGP (yang diperankan Ritchson) untuk menangkap mereka. Namun, di tengah penyelidikan, ia menyadari bahwa dalang di balik semua ini adalah adik laki-lakinya yang selama ini diyakini telah meninggal dunia.
Ketegangan emosional dan aksi balap yang menegangkan tampaknya akan menjadi paduan yang menarik. Apalagi dengan keterlibatan Chris Morgan, yang piawai meramu aksi otomotif menjadi tontonan yang spektakuler. Ini jelas bukan sekadar film balap biasa, melainkan sebuah thriller yang akan membawa penonton masuk ke dalam dunia MotoGP yang glamor dan penuh risiko.
Bagi para penggemar, ini adalah momen yang dinanti. Setelah F1: The Movie membuktikan bahwa film balap bisa sukses di layar lebar, kini giliran MotoGP. Apakah film ini akan mampu menyaingi kesuksesan pendahulunya? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Yang jelas, kolaborasi antara Netflix, Ritchson, dan MotoGP ini berpotensi menjadi salah satu proyek paling menarik di industri hiburan otomotif.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!