SPONSORED

Masalah Konsumsi Bahan Bakar Hantui Fabio Quartararo di Motegi

Notifikasi
0
Masalah Konsumsi Bahan Bakar Hantui Fabio Quartararo di Motegi
TO NEWS OVERVIEW
Masalah Konsumsi Bahan Bakar Hantui Fabio Quartararo di Motegi

Akhir pekan balapan kandang Yamaha di Sirkuit Motegi, Jepang, menyisakan pekerjaan rumah yang sangat masif bagi pabrikan Iwata. Pembalap andalan Fabio Quartararo mengungkapkan bahwa performanya pada balapan utama hari Minggu lalu sangat terkendala oleh masalah konservasi bahan bakar yang parah. Juara dunia MotoGP 2021 itu harus berjuang keras menahan laju motornya jauh sebelum balapan mencapai paruh jarak, sebuah indikasi bahwa kelemahan teknis pada kuda besi M1 masih menjadi momok menakutkan di paruh musim ini.

Memulai balapan dari posisi ke-12, Fabio Quartararo pada akhirnya harus puas finis persis di tempat ia mengawali lomba. Meskipun tercatat sebagai representatif pabrikan Iwata terbaik di garis finis—mengungguli rekan setimnya, Alex Rins, yang terdampar di posisi ke-16—posisi tersebut sama sekali tidak mencerminkan potensi kecepatan murni yang sebenarnya bisa diraih sang pembalap asal Prancis di atas lintasan.

Situasi pelik ini memaksa Fabio Quartararo mengambil langkah konservatif yang ekstrem demi melihat bendera finis berkibar. Ia menyatakan bahwa masalah bahan bakar tersebut sudah muncul secara prematur sejak balapan baru berjalan beberapa putaran saja. "Itu sulit karena sejak lap ketujuh saya mengalami masalah bahan bakar, jadi itu bukan cara terbaik," ujar Fabio Quartararo. Ia bahkan merinci betapa drastisnya ia harus mengorbankan kecepatan di lintasan lurus utama maupun trek lurus belakang akibat lampu indikator bahan bakar yang menyala merah.

Melandri: Aprilia Best Bike in MotoGP, But Marquez From Another Planet
Read AlsoMelandri: Aprilia Best Bike in MotoGP, But Marquez From Another Planet

Lebih lanjut, pembalap bernomor lambang 20 ini menjelaskan betapa frustrasinya harus membatasi putaran gas di tengah ketatnya pertarungan grup tengah. "Dari Tikungan 2 ke Tikungan 3 saya berada di 70 persen throttle, di lurusan belakang 70 persen dan 70 persen di lurusan utama. Saya bisa melaju lebih cepat tapi sayangnya kami mengalami masalah itu," tambahnya. Kondisi tersebut semakin diperparah oleh catatan kecepatan tertinggi atau top speed motor Yamaha yang masih tertinggal jauh di barisan belakang grid MotoGP.

ADVERTISEMENT

Ketika disinggung mengenai akar permasalahan konsumsi bahan bakar yang begitu ekstrem, Fabio Quartararo menegaskan bahwa itu bukan sekadar anomali elektronik yang asing. Dilansir dari Motorsport.com, ia mengakui bahwa ketidakpastian untuk bisa menyelesaikan balapan selalu menghantui pikirannya setiap kali lampu indikator bahan bakar menyala merah sejak awal lomba, menegaskan bahwa jalan terjal masih harus dihadapi Yamaha sebelum menemukan solusi kompetitif jangka panjang.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU