SPONSORED

Liam Lawson: Balapan yang Gagal Justru Jadi Pelajaran Terbaik

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Liam Lawson: Balapan yang Gagal Justru Jadi Pelajaran Terbaik TO NEWS OVERVIEW
Liam Lawson © Red Bull Content Pool

Liam Lawson dan Racing Bulls memulai musim F1 2026 dengan impresif. Namun, yang paling membekas di benak pembalap asal Selandia Baru itu justru akhir pekan yang tidak berjalan sesuai rencana.

Lawson, yang kini duduk di posisi kesembilan klasemen pembalap dengan 43 poin setelah 11 seri, mengakui bahwa timnya melakukan "deep dive" atau evaluasi mendalam terhadap balapan-balapan yang berakhir buruk. Racing Bulls sendiri menempati posisi kelima klasemen konstruktor dengan 66 poin.

Liam Lawson telah mencetak poin di delapan dari sebelas Grand Prix, dengan hasil terbaik finis keenam di Monako dan Silverstone. Ia juga nyaman memimpin rekan setimnya, Arvid Lindblad, yang berada di posisi ke-11 dengan 23 poin, meski performa keduanya belakangan semakin dekat.

Cadillac Dismiss Perez-to-Williams Rumors, Team Boss Praises
Read AlsoCadillac Dismiss Perez-to-Williams Rumors, Team Boss Praises

Ketika diminta menyebut momen terbaik musim ini, jawaban Lawson justru mengejutkan. "Tidak ada yang benar-benar menonjol," ujarnya kepada situs resmi F1. "Kami punya beberapa balapan yang sangat bagus; Monako sangat kuat, Austria hebat, Silverstone juga hebat, tapi semuanya jujur saja mirip dalam hal bagaimana kami membangun performa sepanjang akhir pekan, dan saya benar-benar merasa kami memaksimalkan mobil setiap saat."

ADVERTISEMENT
Liam Lawson © Red Bull Content Pool
Liam Lawson © Red Bull Content Pool

Justru balapan yang berantakan yang paling membekas. Lawson gagal finis di Grand Prix Miami dan tidak mencetak poin di Belgia setelah finis P12. "Yang menonjol justru yang tidak berjalan baik, ini hal yang baik karena kami jarang mengalaminya," jelasnya. "Tapi justru dari situlah kami paling banyak belajar. Di Miami, kami kesulitan dengan kecepatan sepanjang akhir pekan, dan di Spa juga, terutama dari sisi garasi saya; itu akhir pekan yang berat. Itulah yang kami evaluasi mendalam untuk mencoba memahaminya."

Pendekatan introspektif ini menunjukkan kematangan Lawson yang tengah membangun reputasi sebagai salah satu talenta muda terbaik di grid. Dengan Racing Bulls yang semakin kompetitif, kemampuan untuk bangkit dari kegagalan akan menjadi kunci untuk terus bersaing di paruh kedua musim.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU