Keputusan kontroversial diambil oleh pengawas balapan dalam insiden kacau yang melibatkan Lewis Hamilton di awal balapan Grand Prix Bahrain. Keadaan ini langsung memicu perdebatan sengit di kalangan analis paddock terkait penerapan regulasi resmi Formula 1.
Mantan ahli strategi tim Aston Martin yang kini bertugas sebagai pengamat teknis, Bernie Collins, menyoroti potensi pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh race control saat menangani start tertunda tersebut. Masalah teknis yang dialami Lewis Hamilton pada lap formasi sebelumnya sempat membuatnya melorot jauh dari posisi kedua ke barisan paling belakang, sebelum prosedur suspended start diberlakukan.
Berdasarkan regulasi resmi Formula 1 yang tercantum dalam Pasal B5.15.1, mobil-mobil yang masuk ke jalur pit di belakang Safety Car saat prosedur start ditangguhkan wajib diberangkatkan kembali sesuai urutan kedatangan mereka di pit lane. Namun, dalam kenyataannya, pengawas balapan justru mengembalikan susunan grid ke posisi awal sebelum start dibatalkan.

Langkah tersebut praktis menyelamatkan posisi Lewis Hamilton dari hukuman start di posisi paling buncit dan memberikannya peluang emas untuk kembali bersaing di barisan depan. Collins menilai bahwa meskipun situasi di lintasan saat itu sangat tidak terkendali, aturan tertulis seharusnya tetap menjadi acuan utama tanpa kompromi.
"Saya sebenarnya bisa memahami keputusan kembali ke urutan grid awal karena situasi awalnya sangat kacau," ujar Collins menganalisis insiden tersebut. "Namun, aturan mengenai penangguhan prosedur start tertulis sangat jelas hitam di atas putih bahwa mobil yang masuk pit lane akan start sesuai urutan masuk mereka. Tim-tim lain yang diuntungkan oleh keunggulan pemahaman mesin atau keberuntungan murni tentu merasa dirugikan ketika aturan diubah."
Ketika balapan 55 putaran di sirkuit akhirnya benar-benar dimulai, Lewis Hamilton mengambil perjudian besar dengan langsung memakai ban tipe slick dari barisan terdepan. Keputusan strategi pemilihan ban tersebut sempat membuatnya kehilangan posisi dan melorot ke tengah rombongan pembalap.
Kendati demikian, perjuangan keras sepanjang lomba membuahkan hasil positif bagi sang juara dunia asal Inggris tersebut. Menjelang garis finis, Lewis Hamilton sukses mengamankan podium ketiga, tepat berada di belakang sang pemenang balapan Max Verstappen serta rookie sensasional Kimi Antonelli.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!