Kris Meeke, yang dikenal sebagai salah satu pembalap reli paling berbakat dari Irlandia Utara, membuat kejutan dengan mengumumkan partisipasinya di Rali Ceredigion di Wales, yang akan berlangsung pada 4-6 September. Ini bukan sekadar start reguler; ini adalah kembalinya Meeke ke Kejuaraan Reli Eropa (ERC) setelah jeda 20 tahun. Ya, dua dekade.
Pembalap 47 tahun itu akan mengendarai Toyota GR Yaris Rally2, dengan Noel O'Sullivan sebagai co-driver. Terakhir kali Meeke tampil di putaran ERC adalah pada 2006, saat ia membalap di Rally Poland dengan Citroen C2 R2 dan finis kesepuluh secara keseluruhan. Sejak saat itu, kariernya melesat, termasuk meraih lima kemenangan di ajang reli dunia (WRC) bersama Citroen dan Toyota.
Keputusan Meeke untuk kembali ke ERC bukanlah tanpa alasan. Ia mengaku ingin menantang dirinya di dua putaran terakhir musim ini, dan partisipasinya di Wales terwujud berkat dukungan sejumlah bisnis lokal yang terkait dengan reli. "Saya ingin mencoba dua putaran terakhir ERC. Terima kasih besar kepada semua sponsor yang telah membantu saya lagi. Ini sangat menarik," ujar Meeke, seperti dilansir dari Motorsport.com.

Di Wales, Meeke akan berhadapan dengan para pembalap terbaik ERC, termasuk Teemu Suninen dari Finlandia. Meeke secara khusus menyebut Suninen sebagai tantangan terbesar. "Saya berharap, tapi saya tidak meremehkan tantangan dengan orang-orang seperti Teemu Suninen, yang telah reli setiap akhir pekan. Tapi saya bersemangat untuk tantangan ini dan terima kasih besar kepada semua yang membuat ini mungkin. Mari kita lihat apa yang terjadi," tambahnya.
Meeke tidak pernah benar-benar jauh dari dunia reli. Dalam beberapa tahun terakhir, ia aktif di kejuaraan nasional Portugal, bahkan merebut gelar juara pada 2024 dengan Hyundai i20 N Rally2. Tahun lalu, ia beralih ke Toyota GR Yaris Rally2 dan finis sebagai runner-up di kejuaraan yang sama, kalah dari Dani Sordo, yang juga pernah menang di WRC.
Musim ini, Meeke terus membalap dan menunjukkan performa impresif. Pada Juni lalu, ia meraih kemenangan gemilang di Donegal International Rally, yang menjadi bukti bahwa dirinya masih kompetitif. Kembalinya Meeke ke ERC tentu menjadi sorotan, terutama bagi penggemar yang merindukan aksinya di panggung internasional.
Dengan pengalaman dan bakatnya, Meeke berpotensi menjadi kuda hitam di Rali Ceredigion. Namun, ia sendiri sadar bahwa persaingan di ERC saat ini sangat ketat. Apakah ia mampu mengejutkan? Kita tunggu saja aksinya di Wales.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!