Johann Zarco harus melupakan peluang meraih poin pada balapan utama Grand Prix Jepang setelah dua insiden terpisah menggagalkan usahanya di Sirkuit Motegi.
Pembalap asal Prancis tersebut mengakui bahwa ia lupa dengan regulasi baru MotoGP musim 2026 yang melarang pembalap untuk mencoba menyalakan kembali mesin motor di sisi lintasan secara manual setelah terjatuh.
Insiden hukuman tersebut bermula ketika sesi warm-up pagi hari diperpanjang selama sepuluh menit guna menguji kompon ban keras. Saat mencoba bangkit dari kecelakaan kecil, insting Zarco langsung berupaya menghidupkan mesin motornya yang terhenti di pinggir trek.

Konsekuensi dari pelanggaran prosedur tersebut berbuah sanksi penalti double long-lap yang harus ia jalani saat balapan utama berlangsung. Kendati demikian, Maverick Vinales dan para rival di depannya tetap memberikan perlawanan sengit sepanjang lomba.
Menanggapi performanya, Zarco menyatakan sempat menikmati jalannya balapan di paruh awal sebelum akhirnya kesulitan menjaga temperatur motor di belakang pembalap lain. Usahanya menembus zona poin kandas total menyusul kecelakaan kedua menjelang akhir lomba.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!