Hari pertama Grand Prix Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit langsung diwarnai drama di luar lintasan setelah FIM MotoGP Stewards Panel menjatuhkan serangkaian sanksi tegas kepada para pembalap kelas menengah. Barry Baltus harus menerima pil pahit karena dipastikan harus memulai balapan hari Minggu dari posisi paling buncit setelah pengawas pertandingan menjatuhkan hukuman terberatnya akhir pekan ini.
Masalah bermula ketika sesi latihan bebas memperlihatkan sejumlah pelanggaran terkait batas kecepatan minimum di atas lintasan. Pengawas lomba menilai para pembalap kerap melaju terlalu lambat di beberapa sektor tanpa alasan yang jelas, sehingga membahayakan pembalap lain yang sedang dalam laju cepat. Regulasi ketat diterapkan demi menjaga keselamatan bersama di sirkuit sepanjang 4,3 kilometer tersebut.
Bagi Baltus, hukuman ini menjadi akumulasi dari pelanggaran berulang yang telah dilakukannya sepanjang musim balap berjalan. Pembalap tim REDS Fantic Racing tersebut tertangkap basah melaju di bawah batas 135 persen dari catatan waktu tercepatnya sendiri di beberapa sektor berbeda selama sesi latihan resmi berlangsung.

Karena insiden di Mandalika ini merupakan pelanggaran ketiga kalinya pada tahun ini, protokol sanksi otomatis langsung diberlakukan tanpa kompromi. Akibatnya, pembalap asal Belgia itu kehilangan seluruh hasil kualifikasinya nanti dan wajib menghuni grid start paling belakang pada balapan utama hari Minggu.
Tidak hanya Baltus, Aron Canet juga turut merasakan kemarahan pengawas lomba setelah melakukan kesalahan serupa di atas kuda besi miliknya. Bintang dari skuad ELF Marc VDS Racing Team itu harus rela mundur sembilan posisi dari hasil kualifikasi aslinya karena catatan pelanggaran kedua yang dibukukannya musim ini.
Sementara itu, sanksi berbeda harus diterima oleh pembalap asal Spanyol lainnya akibat insiden teknis di penghujung sesi latihan. Alonso Lopez kedapatan menyeret kendaraannya dengan kecepatan sangat lambat usai mengalami kendala teknis menjelang akhir sesi latihan resmi sore hari.
Pengawas menilai andalan tim Italjet Gresini Moto2 tersebut gagal mengamankan motornya di area aman sejak tikungan ketujuh hingga akhirnya berhenti total di jalur pelepasan tikungan keenam belas. Tindakan tersebut dinilai memicu berkibarnya bendera kuning yang merugikan pembalap lain, sehingga berbuah ganjaran mundur enam posisi di grid start.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!